
seseorang yang membandingkan hidupnya dengan orang lain secara online. (Freepik/freepik)
JawaPos.com – Media sosial kini menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Berbagai unggahan tentang kesuksesan, gaya hidup, hubungan, hingga perjalanan orang lain dapat dengan mudah terlihat hanya melalui layar ponsel.
Tanpa disadari, kebiasaan melihat kehidupan orang lain secara terus-menerus dapat membuat seseorang mulai menilai dirinya berdasarkan pencapaian orang lain. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan rasa tidak puas, minder, cemas, hingga kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan diri sendiri.
Padahal, apa yang terlihat di media sosial umumnya hanya sebagian kecil dari kehidupan seseorang. Foto liburan, pencapaian karier, hubungan harmonis, atau gaya hidup mewah belum tentu menggambarkan keseluruhan realitas yang mereka jalani.
Dilansir dari Geediting, terlalu sering melakukan perbandingan sosial di dunia maya dapat memunculkan sejumlah kebiasaan yang kurang baik. Berikut delapan di antaranya:
Ketika melihat orang lain memamerkan keberhasilan, seseorang bisa tanpa sadar menganggap apa yang telah dicapainya tidak seberapa. Prestasi yang sebenarnya patut diapresiasi justru terasa biasa karena terus dibandingkan dengan pencapaian orang lain.
Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat membuat seseorang sulit menghargai proses dan keberhasilan kecil dalam hidupnya sendiri.
Perbandingan di media sosial juga dapat membuat seseorang mengukur harga dirinya berdasarkan respons dari orang lain. Jumlah likes, komentar, atau pujian kemudian dianggap sebagai tolok ukur keberhasilan dan kebahagiaan.
Padahal, penilaian dari lingkungan bukan satu-satunya ukuran nilai diri. Terlalu bergantung pada validasi eksternal justru dapat membuat suasana hati mudah berubah mengikuti respons yang diterima.
Melihat teman atau orang lain mencapai sesuatu lebih dahulu dapat memunculkan perasaan bahwa diri sendiri sedang tertinggal. Kondisi ini sering dikaitkan dengan istilah FOMO atau fear of missing out.
Seseorang bisa merasa harus segera mencapai hal yang sama, mulai dari karier, pernikahan, perjalanan, hingga pencapaian finansial. Padahal, setiap orang memiliki waktu dan perjalanan hidup yang berbeda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022