
seseorang yang memancarkan energi positif./Freepik/freepik
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang kehadirannya langsung mengubah suasana ruangan?
Tanpa banyak bicara, tanpa berusaha mencuri perhatian, tetapi entah mengapa orang-orang merasa lebih nyaman, tenang, dan bersemangat saat ia ada di dekat mereka.
Dalam psikologi, fenomena ini sering dikaitkan dengan aura positif—bukan sesuatu yang mistis, melainkan pancaran sikap, emosi, dan kebiasaan yang konsisten.
Menariknya, orang dengan aura positif bukanlah mereka yang selalu bahagia atau hidupnya tanpa masalah. Justru, psikologi menunjukkan bahwa aura ini lahir dari cara seseorang bersikap terhadap diri sendiri dan orang lain.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (23/12), terdapat sembilan perilaku yang umumnya dimiliki oleh orang-orang yang selalu memancarkan aura positif di setiap ruangan yang mereka masuki.
1. Mereka Hadir Sepenuhnya Saat Berinteraksi
Salah satu ciri paling kuat dari aura positif adalah kemampuan untuk hadir secara utuh. Saat berbicara, mereka benar-benar mendengarkan—bukan sekadar menunggu giliran bicara. Kontak mata, bahasa tubuh terbuka, dan respons yang tulus membuat lawan bicara merasa dihargai.
Dalam psikologi sosial, perhatian penuh ini menciptakan rasa aman emosional. Orang merasa “terlihat”, dan itulah yang membuat kehadiran seseorang terasa menenangkan sekaligus menyenangkan.
2. Mereka Tidak Merasa Perlu Mendominasi Percakapan
Orang dengan aura positif tidak memiliki dorongan kuat untuk selalu menjadi pusat perhatian. Mereka nyaman memberi ruang bagi orang lain untuk berbicara, berpendapat, dan bersinar. Sikap ini mencerminkan kepercayaan diri yang sehat, bukan rasa minder.
Alih-alih mendominasi, mereka justru menjadi penghubung—membuat percakapan mengalir dan semua orang merasa dilibatkan.
3. Mereka Mengelola Emosi, Bukan Memendamnya
Psikologi menekankan pentingnya regulasi emosi. Orang yang memancarkan aura positif bukan berarti tidak pernah marah, kecewa, atau sedih. Bedanya, mereka tidak meluapkan emosi secara impulsif, apalagi menyebarkannya ke orang lain.
Mereka mengenali apa yang dirasakan, memberi jeda, lalu mengekspresikannya dengan cara yang lebih sehat. Inilah yang membuat energi mereka terasa stabil dan tidak “menguras” orang di sekitarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022