Ilustrasi orang yang people pleaser (Dok.Freepik)
JawaPos.com - Pernah nggak kamu merasa sulit banget menolak permintaan orang lain, meskipun sebenarnya kamu capek atau nggak sanggup?
Kalau iya, bisa jadi kamu termasuk people pleaser.
Istilah ini merujuk pada orang yang punya kecenderungan untuk menyenangkan orang lain, meski harus mengorbankan perasaan atau kebutuhannya sendiri.
Dilansir dari kanal YouTube Kreativv pada (30/12) menyatakan bahwa menurut Susan Newman seorang social psychologist, orang dengan sifat ini biasanya takut mengecewakan, ingin selalu diterima, dan akhirnya kesulitan berkata “tidak”.
Masalahnya, terlalu sering berusaha menyenangkan orang lain bisa bikin kamu kehilangan jati diri, mudah dimanfaatkan, bahkan berujung stres dan burnout.
Yuk, kenali tanda-tandanya dan cari tahu cara lepas dari kebiasaan ini.
Sulit berkata “tidak”
Kamu takut dianggap tidak peduli kalau menolak permintaan orang lain.
Akhirnya, meski hati berkata “tidak”, mulutmu tetap bilang “iya”.
Butuh selalu disenangi orang lain
Sering kali, kamu setuju hanya untuk mendapatkan validasi atau agar tidak ditolak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022