
Ilustrasi orang yang suka menonton ulang film lama. (freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda menyadari betapa seringnya Anda kembali menonton film lama yang sudah Anda hafal di luar kepala?
Entah itu film masa kecil, film romantis yang menyentuh hati, atau film aksi yang dulu membuat Anda berdebar-debar, di mana kebiasaan ini ternyata bukan sekadar urusan selera atau nostalgia semata.
Menurut pandangan psikologi, ada alasan emosional dan kepribadian yang lebih dalam di balik kebiasaan ini.
Banyak orang yang rutin menonton ulang film lama ternyata memiliki kecenderungan kepribadian tertentu yang membuat mereka merasa lebih nyaman, tenang, dan terkoneksi secara emosional melalui cerita yang sudah dikenal.
Lantas, ciri-ciri kepribadian seperti apa yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang suka menonton ulang film lama?
Dilansir dari laman Global English Editing pada Minggu (3/8), berikut merupakan 7 ciri khas kepribadian yang dimiliki oleh orang yang suka menonton ulang film lama, menurut psikologi.
1. Merasa nyaman dengan hal-hal yang bisa diprediksi
Bagi sebagian orang, menonton ulang film lama bukanlah sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Di balik kebiasaan itu, tersimpan kebutuhan untuk merasa aman dan tenang.
Film yang sudah pernah ditonton memberikan rasa nyaman karena jalan ceritanya sudah diketahui, sehingga tidak ada kejutan yang memicu rasa cemas.
Hal ini sangat berguna, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi tekanan atau stres dalam kehidupan nyata.
Dengan menonton film yang familiar, mereka seolah-olah kembali ke dunia yang bisa dikendalikan dan dipahami sepenuhnya.
2. Menjadikan film sebagai bentuk pelarian dari kenyataan
Ketika hidup terasa berat, penuh tekanan, atau penuh masalah, banyak orang secara naluriah mencari cara untuk melepaskan diri sejenak dari kenyataan. Salah satu cara yang mereka pilih adalah menonton ulang film lama.
Film yang sudah dikenal dan dicintai sejak lama memberikan rasa aman sekaligus hiburan yang tidak menuntut energi emosional terlalu besar.
Mereka bisa larut dalam cerita tanpa merasa perlu memahami ulang plot atau tokoh. Melalui film, mereka dapat "berpindah" ke dunia lain yang jauh dari kekacauan hidup, walaupun hanya untuk sementara.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
