Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juni 2025 | 20.45 WIB

Mengurai 10 Perilaku Tak Terlihat Orang yang Pura-Pura Sukses tapi Sebenarnya Bangkrut

Ilustrasi seseorang yang menunjukkan kemewahan namun dengan raut wajah yang menyiratkan kecemasan, merefleksikan perjuangan di balik citra sukses./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang menunjukkan kemewahan namun dengan raut wajah yang menyiratkan kecemasan, merefleksikan perjuangan di balik citra sukses./Freepik

JawaPos.com - Makna kesuksesan berbeda bagi setiap orang; ada yang mengartikannya sebagai ketenangan pikiran, ada pula yang melihatnya sebagai jumlah di rekening bank.

Namun, kini kian marak jenis "kesuksesan" yang diciptakan dengan cermat. Kesuksesan ini tampak gemerlap di luar, tetapi diam-diam rapuh di dalamnya.

Melansir dari Geediting.com Jumat (27/6), ada individu yang tampil rapi dan percaya diri, selalu punya gawai terbaru, mengemudi mobil mewah, serta berbicara seolah sedang menuju sesuatu yang besar.

Namun, setelah diamati lebih dekat, retakan dalam penampilan mereka mulai terlihat jelas.

Retakan tersebut mengungkapkan seseorang yang berjuang keras untuk bertahan hidup di balik merek desainer dan bicara cepatnya.

Berikut adalah sepuluh perilaku halus yang seringkali menunjukkan seseorang berpura-pura baik-baik saja:

  1. Terus-menerus Membicarakan Uang tapi Tanpa Detail

Mereka sering menyebutkan uang, investasi, atau proyek besar. Namun, pembicaraan ini tidak pernah spesifik tentang angka atau hasil nyata. Ini adalah cara mereka mempertahankan ilusi kekayaan.

  • Menghindari Membayar Tagihan tapi Berusaha Tampil Murah Hati

  • Orang-orang ini selalu menawarkan diri untuk mentraktir, namun selalu ada alasan saat tagihan tiba. Mereka tampak berjiwa besar, tetapi selalu berkelit dari kewajiban finansial. Perilaku ini bertujuan menjaga citra kaya mereka.

  • Selalu Mengejar "Proyek Besar" yang Tidak Pernah Tercapai

  • Mereka selalu memiliki ide bisnis baru atau peluang investasi yang "akan segera sukses". Proyek besar ini selalu di luar jangkauan, menjadi alasan mengapa mereka belum "kaya". Janji-janji kosong terus diulang.

  • Gaya Hidup yang Tidak Sesuai dengan Penghasilan Aktual

  • Individu ini kerap menunjukkan tanda-tanda kemewahan seperti pakaian bermerek atau liburan mahal. Namun, gaya hidup tersebut sebenarnya tidak sejalan dengan pendapatan mereka yang sebenarnya. Hal ini dilakukan demi menjaga citra sukses.

  • Terlalu Banyak Menjelaskan Pembelian

  • Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore