Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juni 2025 | 15.45 WIB

Waspada! 8 Perilaku Pria yang Hanya Berpura-Pura Baik di Awal Perkenalan, Bak Serigala Berbulu Domba

Ilustrasi pria yang tidak baik dan hanya ramah di permukaan. (pexels/Kelly ) - Image

Ilustrasi pria yang tidak baik dan hanya ramah di permukaan. (pexels/Kelly )

JawaPos.Com - Tak semua pria yang tampak manis di awal akan tetap manis di akhir. 

Pria yang berpura-pura baik sering kali mengenakan "topeng" untuk mendapatkan kepercayaan Anda.

Namun hanya butuh waktu, mereka perlahan akan menunjukkan sisi aslinya setelah hubungan berkembang.

Dilansir dari Geediting.com, delapan tanda berikut ini adalah peringatan dini yang patut diwaspadai oleh siapa pun, terutama wanita yang baru mengenal seseorang. 

Jangan takut untuk mengambil waktu untuk mengenali seseorang lebih dalam, namun tetap percayalah pada insting Anda jika merasa ada yang "tidak beres".

Sebagai informasi, hubungan yang sehat dibangun atas dasar kejujuran, empati, dan konsistensi. 

Jadi, jangan hanya puas dengan pesona di permukaan, carilah kedalaman yang nyata.

Sebab, tidak semua pria yang terlihat ramah dan baik di awal perkenalan benar-benar memiliki niat yang tulus. 

Banyak dari mereka ternyata menyembunyikan sifat manipulatif dan toksik di balik sikap sopan dan menawan. 

Dalam dunia psikologi, ini disebut sebagai false charm, sebuah strategi sosial untuk mendapatkan kepercayaan sebelum menunjukkan sifat aslinya.

 Untuk melindungi diri Anda dari hubungan yang merugikan, berikut ini adalah 8 tanda untuk mengenali bahwa seorang pria hanya berpura-pura baik.

1. Sanjungan yang Berlebihan: Bukan Tulus, Tapi Manipulatif

Siapa yang tidak senang menerima pujian? Tapi, ketika pujian itu terasa berlebihan dan datang terlalu cepat di awal hubungan, itu bisa menjadi sinyal bahaya. 

Pria yang berpura-pura baik sering menggunakan sanjungan sebagai alat manipulasi untuk membangun rasa percaya diri Anda, bukan karena mereka benar-benar mengagumi Anda, tapi untuk membuat Anda ketergantungan pada validasi mereka.

Menurut psikologi hubungan, love bombing (memberi pujian dan perhatian berlebihan secara cepat) sering kali adalah tanda dari individu yang manipulatif. Mereka ingin Anda merasa spesial, agar lebih mudah dikendalikan nantinya.

2. Kesepakatan yang Konstan: Selalu Setuju untuk Mencuri Simpati

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore