
JADI SOROTAN: Firli Bahuri (kiri) dan Syahrul Yasin Limpo di lapangan bulu tangksi yang diduga berada di di kawasan Mangga Besar, Jakarta. Pertemuan diduga berlangsung pada Desember 2022.
JawaPos.com – Klaim Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tidak pernah bertemu Syahrul Yasin Limpo (SYL) kontras dengan beredarnya sebuah foto di berbagai platform sepanjang hari kemarin. Foto tersebut memperlihatkan pertemuan antara Firli dan SYL. Desakan agar mantan Kapolda Sumatera Selatan itu mundur dari jabatannya pun menguat.
Foto tersebut beredar sejak Jumat (6/10) pagi. Dalam foto itu, Firli terlihat duduk menyender ke tembok di sebuah tempat yang mirip lapangan badminton.
Firli memakai baju olahraga berwarna biru putih dan celana pendek bergaris tiga.
Baju dan celana khas untuk olahraga. Dia juga mengenakan sepatu hitam putih dengan posisi kaki kiri dinaikkan ke dengkul. Sumber Jawa Pos menyebut tempat pertemuan di sebuah lapangan badminton di kawasan Mangga Besar, Jakarta. Pertemuan tersebut diperkirakan berlangsung pada Desember 2022.
Dia tampak berbincang dengan SYL yang duduk di sampingnya. SYL duduk serong menghadap ke Firli. SYL memakai kemeja hitam putih dan celana jeans biru.
Dikonfirmasi terkait foto itu kemarin, Firli tidak merespons. Pesan singkat tidak dibalas dan telepon tidak diangkat. Begitu juga dengan Jubir KPK Ali Fikri. Sementara itu, anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho menjawab singkat. ’’Belum ada komentar,’’ ujarnya kepada Jawa Pos.
Sehari sebelumnya, SYL mengaku mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberi keterangan terkait dugaan pemerasan salah seorang pimpinan KPK. ’’Apa yang dibutuhkan saya sampaikan ke penyidik,’’ ucapnya.
Polda Metro Jaya membenarkan kedatangan SYL untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK. Kronologinya, kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan oleh pimpinan KPK pada 12 Agustus lalu.
’’Tanggal 21 Agustus 2023 diterbitkan surat perintah penyelidikan sehingga kemudian tim penyelidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penyelidikan,’’ kata Ade Safri kemarin (6/10).
Pada 24 Agustus, 3 Oktober, dan 5 Oktober, penyidik melakukan serangkaian kegiatan klarifikasi atau permintaan keterangan dari beberapa pihak. ’’Salah satunya bapak Mentan yang tiba di ruang periksa Subdit Tipikor Ditreskrimsus PMJ untuk memberi keterangan atau klarifikasi,’’ ungkapnya.
Ade Safri menyebutkan, selain Mentan, ada lima orang lain yang dimintai keterangan oleh penyidik. Kelimanya merupakan driver dan ajudan Mentan. ’’Saat ini penyelidikan sedang berlangsung, berproses,’’ katanya.
Menurut mantan penyidik KPK Novel Baswedan, pertemuan Firli-SYL merupakan skandal korupsi terbesar sepanjang berdirinya KPK. Selama ini, perkara-perkara Firli tak pernah dilaporkan atau malah tidak pernah diperiksa dengan jujur. Kali ini, dengan foto pertemuan itu, Firli tak bisa mengelak. ’’Bukti-bukti sudah terang dan jelas,’’ urainya dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos.
Dia menjelaskan, pihaknya berkali-kali menyebut bahwa Firli sering berbohong. Semua itu terjawab dengan foto pertemuan tersebut. ’’Padahal, sebelumnya FB ini membantah, tidak pernah bertemu SYL. Kecuali dalam acara resmi karena pekerjaan dan jabatan,’’ jelasnya.
syl
Firli memiliki catatan panjang soal dugaan pelanggaran etik. Di antaranya, laporan dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) tentang ketidakpatuhan Firli terhadap protokol kesehatan saat ziarah. Juga, penggunaan helikopter swasta dari Baturaja menuju Palembang. Atas dua pelanggaran itu, Dewas KPK memberi sanksi ringan berupa teguran tertulis II.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
