Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Oktober 2018 | 13.09 WIB

Butuh Hujan Dua Minggu untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

MEMADAMKAN: Seorang petugas pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api di TPA Putri Cempo, Solo, Sabtu (20/10). - Image

MEMADAMKAN: Seorang petugas pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api di TPA Putri Cempo, Solo, Sabtu (20/10).

JawaPos.com - Kebakaran yang terjadi di tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Solo cukup sulit untuk dipadamkan. Pasalnya, api tidak hanya membakar di permukaan gunung sampah tersebut, melainkan sudah masuk ke dalam gundukan sampah dengan ketinggian lebih dari enam meter. 


Kasi Pengelolaan Sampah di TPA Putri Cempo, M. Pramudjo menjelaskan, selain medan yang sulit, luas lahan sampah yang terbakar juga cukup besar. Meskipun petugas terus berupaya untuk melakukan pemadaman, kebakaran yang mulai terjadi Sabtu ( 20/10) sore tidak juga bisa dipadamkan secara total.


"Yang sulit itu api yang di dalam, di permukaan kelihatannya sudah bisa dipadamkan, tetapi yang di dalam mungkin masih ada apinya," terang Pramudjo kepada JawaPos.com, Selasa (23/10). 


Saat ini, lanjut Pramudjo, upaya yang bisa dilakukan oleh petugas adalah melokalisir api, sehingga tidak semakin meluas ke lahan yang lain. Selain pemadaman yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar), pemadaman juga dilakukan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).


Diperkirakan, luas lahan TPA yang terbakar sudah mencapai lebih dari empat hektare. "Setiap hari kami terus melakukan upaya pemadaman. Lebih kurang 3.000 liter air setiap harinya untuk proses pemadaman. Dan juga dibantu dari Damkar," ungkapnya. 


Pramudjo menambahkan, dari pengalamannya selama ini pemadaman total kebakaran sampah tidak bisa dilakukan cepat. Butuh waktu hingga berminggu-minggu untuk bisa memadamkan api tersebut. Itu pun, masih kata Pramudjo, juga mengandalkan adanya air hujan. Ia memperkirakan, kebakaran di TPA baru bisa padam jika diguyur hujan selama dua minggu berturut-turut.


"Kalau hujan selama dua minggu berturut-turut baru bisa padam. Tapi kalau hanya pemadaman manual sangat lama. Dulu saja saat kebakaran lebih kecil baru bisa padam setelah diguyur hujan selama seminggu," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore