
ILUSTRASI: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero berencana meluncurkan kereta api (KA) komuter yang menghubungkan Jateng dan DIJ.
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dikabarkan berencana meluncurkan kereta api (KA) komuter yang menghubungkan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Meski dinilai cakupannya masih kurang, keberadaan KA ini dianggap bisa menjadi solusi untuk permasalahan saat ini.
Pengamat Transportasi Joko Setyowarno mengatakan, saat ini KA di beberapa relasi atau jalur partial, seperti Purwokerto-Semarang, Semarang-Solo, maupun Solo-Jogjakarta peminatnya sudah terlampau banyak. Padahal di Semarang-Solo sendiri contohnya, cuma sekali jalan.
"Tapi kalau bisa menghubungkan Secang, Magelang ke Jogja itu lebih baik lagi. Jadi bisa menambah pariwisata ke Borobudur. Jalurnya ya dari Kedungjati, Tuntang, Ambarawa, Secang, Magelang," katanya saat dihubungi, Senin (19/11).
Proyek reaktivasi jalur Kedungjati-Tuntang seperti diketahui berhenti di tengah jalan pada tahun 2015 setelah dimulai pada 2014 lalu. Tiga tahun tak terurus, proyek reaktivasi jalur sepanjang 30 kilometer ini bahkan belum jelas kapan dilanjutkan kembali.
Joko mengapresiasi pemerintah manakala jalur KA Komuter ini benar jadi diresmikan tanggal 1 Desember 2018 nanti, karena saat ini masih dibahas di pusat. Ia berujar, untuk angkutan daerah seperti ini seharusnya pemerintah daerah, dalam hal ini provinsi yang mengupayakan.
"Ya setidaknya Gubernur Jawa Tengah itu harus malu, masak yang mikirin Jawa Tengah orang lain. Harusnya gubernurnya mikirin transportasi umum. Malu dengan operatornya. Gubernur itu wajib membangun transportasi umum, ada undang-undangnya. Kalau mbangun tol itu nggak ada kewajiban. Paling tidak berinisiatif meminta PT KAI, disambut baik bila perlu disediakan jalan rel yang lain," tegas Joko.
Lebih jauh, Joko sendiri berujar bahwa program KA komuter jalur ini sudah dibahas sejak 2004 lalu. Namun realisasinya terkendala sejumlah hal. Semacam masih sulitnya birokrasi, pengadaan KA yang belum bisa dalam jumlah banyak, dan keterbatas loko baru.
Pada saat itu pula, lanjut Joko, program milik Pemprov Jateng, bukan PT KAI. Oleh karenanya, ia menyebut selama ini pemerintah provinsi tak pernah melihat masterplan soal transportasi umum.
"Dulu itu jaman Gubernur Mardianto sempat merencanakan ada kereta sampai Borobudur. Cuma saat itu belum ada undang-undang KA yang baru. Saat ini kan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian. Sudah merancang jaringannya dengan PT INKA juga, tapi nggak dilanjutkan gubernur berikutnya," katanya.
Terlepas dari itu semua, Joko memprediksi angkutan ini bakalan populer. Secara partial saja selama ini sudah ramai peminat, apalagi yang memutar seperti ini.
"Bagusnya dioperasikan tiap hari. Tarif kan operator sudah menghitung, disesuaikan daya beli masyarakat. Kalau bisa disubsidi lah," cetusnya.
Diberitakan sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero berencana meluncurkan kereta api (KA) yang menghubungkan sejumlah kota di Jateng dan DIJ. KA jenis komuter ini dijadwalkan mulai diresmikan pada 1 Desember 2018 mendatang.
Jadwal, lokasi awal pemberangkatan, serta rangkaiannya saat ini masih dibahas. Intinya, KA ini bakal melayani penumpang dengan rute Purwokerto-Tegal-Semarang-Solo-Jogjakarta-Kutoarjo-Kroya-Purwokerto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022