Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 November 2018 | 23.41 WIB

Di Usia 30 Tahun, Esti Lahirkan Bayi Kembar Tiga

BAYI KEMBAR TIGA: Dirut RS PKU Muhammadiyah Solo, Mardiatmo (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (19/11). - Image

BAYI KEMBAR TIGA: Dirut RS PKU Muhammadiyah Solo, Mardiatmo (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (19/11).

JawaPos.com - Esti Muryani, 30, warga Pancuran RT 1 RW 9, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) melahirkan bayi kembar tiga. Kelahiran dua bayi dengan jenis kelamin laki-laki dan satu perempuan itu melalui proses caesar di rumah sakit PKU Muhammadiyah, Solo, Sabtu (17/11) lalu.


Meski jumlah bayi yang dikandung sebanyak tiga, tetapi placentanya hanya dua. Kondisi ini membuat dua bayi harus mendapatkan perawatan intensif di ruang Nicu untuk mengembalikan berat badan sang bayi. 


Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Solo, Mardiatmo mengatakan, proses kehamilan Esti normal. Dalam artian, Esti tidak sedang mengikuti program bayi tabung atau program bayi kembali. "Ibu Esti ini hamilnya normal, tidak ada program bayi kembar atau tabung, usia kehamilan juga normal," terang Mardiatmo kepada JawaPos.com, Senin (19/11). 


Sedangkan untuk proses persalinan, Mardiatmo menambahkan, melalui proses caesar. Proses persalinan ketiga bayi berjalan lancar. Dengan selisih beberapa menit setiap kelahiran bayi. Bayi pertama jenis kelamin perempuan lahir pukul 07.18 WIB dengan berat badan 2.890 gram. Panjang 49 sentimeter dan lingkar kepala 34 sentimeter. "Bayi pertama ini kondisinya sehat dan dirawat gabung bersama sang ibu," imbuhnya.


Bayi kedua, Mardiatmo melanjutkan, berjenis kelamin laki-laki lahir pukul 07.18 WIB. Berat badan 2.330 gram dan panjang badan 47 sentimeter. Lingkar kepala 33,5 sentimeter. Kondisi bayi sehat dan sedang dalam pemulihan di ruang NICU.


Sedangkan bayi ketiga berjenis kelamin laki-laki lahir pukul 07.19 WIB. Berat badan 1.910 gram, panjang 47 sentimeter dan lingkar kepala 31,5 sentimeter. 


Kondisinya sehat dan tengah masa pemulihan berat badan di ruang NICU. Dokter yang menangani ketiga bayi, dr Arie Hapsari menuturkan, dua bayi yang memiliki berat badan kurang itu karena hanya memiliki satu placenta saja. "Ketiga bayi itu dengan dua placenta, jadi satu placenta untuk dua bayi. Makanya berat badannya kurang," terang Arie.


Arie memperkirakan, berat badan kedua bayi akan kembali normal dalam beberapa hari ke depan.


Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore