JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sidang Lanjutan Iwan Adranacus

Dengan Terbata-bata, Terdakwa Sampaikan Maaf Kepada Keluarga Korban

15 November 2018, 14:31:32 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Tabrak Lari Bos Cat Solo
Kapolresta Solo, Kombespol Ribut Hari Wibowo bersama tersangka Iwan Andranacus (mengenakan topi) saat akan dilimpahkan ke Kejari Solo, Kamis (18/10). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sidang lanjutan kasus Mercy maut dengan terdakwa Iwan Adranacus kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (15/11). Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Krosbin Lumbangaul ini mengagendakan pemeriksaan saksi. Saksi yang dihadirkan dalam persidangan adalah dari pihak keluarga korban yakni mertua korban, Sutardi. 

Pada kesempatan tersebut, Sutardi menyampaikan bahwa pihaknya sudah memberikan maaf kepada terdakwa. Sutardi juga menyampaikan mengenai surat pernyataan yang dibuat oleh istri korban atau putrinya, Dahlia Antari Wulan Ningrum. Isinya, istri korban sudah ikhlas dengan kepergian Eko Prasetio atas kecelakaan yang terjadi.

Selain itu, Dahlia juga sudah memaafkan perbuatan terdakwa. Dahlia, seperti yang diungkapkan oleh Sutardi dalam persidangan, tidak akan menuntut apa pun di kemudian hari dan menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

Kasus Tabrak Lari Bos Cat Solo
TKP: Bermula dari cekcok, Eko Prasetio, 28, ditabrak oleh pengendara mobil di Jalan KS Tubun, Manahan, Solo, Rabu (22/8). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Usai mendengarkan keterangan saksi, terdakwa menyampaikan permintaan maafnya secara langsung. Iwan juga mengatakan bahwa sejak terjadinya kecelakaan pihaknya sudah bertemu dengan keluarga korban secara langsung. 

"Saat itu saya sampaikan permintaan maaf ke keluarga korban atas segala musibah yang terjadi, atas kecelakaan yang terjadi," urainya.

Tidak berhenti di situ, Iwan melanjutkan pernyataannya bahwa sejak bertemu dengan keluarga korban, ahli waris dan anak almarhum Iwan ingin agar bisa menyambung tali silaturahmi dengan keluarga korban.

"Sejak bertemu pertama kali dengan ahli waris, anak almarhum adalah anak kami sendiri," ucap Iwan dengan nada terbata-bata. 

Usai mendengarkan pernyataan dari terdakwa, Ketua Majelis menutup persidangan dan akan melanjutkannya minggu depan dengan pemeriksaan saksi.

(apl/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up