
Spanduk penolakan Jalan Sehat di Kota Solo yang terpasang di Jalan Pahlawan.
JawaPos.com - Polresta Solo akhirnya tidak mengeluarkan izin terkait kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang akan diadakan oleh Dewan Syariah Kota Solo (DSKS) dan elemen Muslim, pada Minggu (9/9) mendatang. Salah satu penyebabnya karena kegiatan tersebut dikhawatirkan rawan terjadi gesekan sehingga berdampak pada kondusifitas Kota Solo.
"Dari kami tetap tidak menerbitkan izin, karena pertimbangan keamanan," tegas Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, Selasa (4/9).
Andy menambahkan, pihaknya juga sudah mengundang panitia penyelenggara kegiatan untuk menjelaskan mengenai detail kegiatan tersebut. Dari dari penjelasan yang disampaikan, panitia juga tidak bisa menjamin bahwa kegiatan tersebut tidak akan menimbulkan gesekan dengan kelompok lain. Maka dari itu, Polresta Solo memilih untuk tidak memberikan izin.
"Kemarin rakor kami undang dari panitia dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan diikuti ribuan peserta, dan ini potensi kerawanan sangat tinggi. Dan panitia juga tidak bisa menjelaskan pola kegiatannya," urai Andy.
Lebih dari itu, selama ini sudah banyak muncul penolakan dari masyarakat terkait kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh tokoh #2019GantiPresiden yakni Ahmad Dhani dan juga Neno Warisman tersebut.
Dengan tidak adanya izin tersebut, otomatis panitia juga tidak bisa menyelenggarakan kegiatan yang bertema jalan sehat tersebut. "Di masyarakat sudah timbul penolakan, apalagi nanti di lapangan kota barat juga akan ada kegiatan untuk memperingati Haornas juga. Dan surat penolakan izin juga sudah kami layangkan kepada panitia kemarin," tandas Andy.
Sebelumnya, penolakan datang dari GP Ansor Jateng. Ketua GP Ansor Jateng, Solahudin Aly, meminta jajaran kepolisian untuk tak mengabulkan izin terkait acara yang diketahui juga dihadiri oleh aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman dan Ahmad Dhani tersebut. Pasalnya, ia menilai maksud dan tujuan kegiatan itu yang masih tidak jelas.
"Agendanya apa? Kalau itu terkait pemilu sudah ada jadwalnya. Harusnya sesuai jadwal yang ada. Kalau pihak penegak hukum harusnya tegas menindak itu," kata pria yang kerab disapa Gus Solah itu, Senin (3/9).
Menurutnya, jajaran kepolisian tak perlu bimbang untuk tak mengabulkan izin kegiatan tersebut. Apalagi jika acara jalan sehat itu terbukti berkaitan deklarasi dukung mendukung dalam Pilpres 2019 besok.
Alasannya, saat ini sudah jelas siapa-siapa saja yang akan bertarung pada Pilpres 2019 besok. "Mereka (kepolisian) tahu persis situasi, segeralah mengambil tindakan yang diperlukan," pungkasnya.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
