Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 15.06 WIB

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran

Jafar Hidayatullah (kiri). Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana diduga terlibat kasus pelanggaran integritas berupa pengaturan skor (match fixing). Dugaan tersebut saat ini tengah diproses Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). (Dok. PBSI)

JawaPos.com – Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana diduga terlibat kasus pelanggaran integritas berupa pengaturan skor (match fixing). Dugaan tersebut saat ini tengah diproses Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Di tengah bergulirnya proses tersebut, PP PBSI mencoret pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dari skuad Indonesia untuk BWF World Championships 2026 atau Kejuaraan Dunia di India.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja menjelaskan, BWF tengah menjalankan judicial proceedings atau proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

"PP PBSI mengetahui bahwa BWF saat ini sedang menjalankan proses pengadilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia. PP PBSI menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulu tangkis, serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung," ujar Ricky.

Ricky meminta seluruh pihak menunggu hasil sidang independen BWF dan tidak membangun spekulasi selama proses hukum masih berlangsung.

Karena itu, PBSI juga memilih tidak membuka materi perkara maupun mengaitkan proses tersebut dengan atlet tertentu.

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF," terangnya.

"PBSI akan terus berkoordinasi dengan BWF dan memastikan setiap langkah organisasi dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan hak-hak atlet, serta komitmen terhadap integritas olahraga bulu tangkis," ucap mantan ganda putra nasional itu.

Bersamaan dengan bergulirnya proses tersebut, PBSI juga melakukan perubahan komposisi wakil Indonesia di nomor ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Dua pasangan, yakni Jafar/Felisha dan Adnan/Indah, dipastikan batal diberangkatkan.

Praktis, di sektor ganda campuran, Indonesia hanya diwakili Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Menurut Ricky, langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses administrasi maupun keikutsertaan atlet Indonesia di ajang internasional tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Adnan Maulana diduga terlibat kasus pelanggaran integritas berupa pengaturan skor (match fixing). Dugaan tersebut saat ini tengah diproses Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). (Dok. PBSI)

Dianggap Mencederai Fair Play

Sementara itu, pengamat bulu tangkis Broto Happy mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menghakimi atlet yang namanya dikaitkan dengan dugaan pelanggaran integritas.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore