
Joko Widodo-KH. Ma
JawaPos.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Salatiga mengadukan seorang caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bernama Anis Sholichah ke kepolisian setempat. Yang bersangkutan melalui akun facebook-nya diduga telah melakukan pelecehan terhadap tokoh NU, yakni KH Ma’ruf Amin.
Ketua PCNU Salatiga, M. Zaenuri mengatakan, pengaduan secara resmi dilakukan oleh pihaknya ke polres setempat kemarin, Senin (3/9). Menurutnya, Anis diadukan karena mengunggah foto Kiai Ma'ruf Amin di Facebook, Rabu (29/8) lalu. Kemudian foto tersebut diberi caption, 'Semoga Pak Kyai menjemput hidayah sebelum malaikat menjemput'.
"Memang sempat ramai Banser, Ansor, juga PMII, lalu pada Kamis (30/8) itu malah pada ke Polres. Tapi saya kendalikan supaya tidak grudak-gruduk sambil konsultasi dengan Rais Syuriah," ujarnya saat dihubungi, Selasa (4/9).
Barulah setelahnya, Zaenuri ditemui oleh pihak kepolisian dan dilakukan musyawarah. Dimana pihaknya kemudian disarankan untuk melakukan mediasi. "Tapi sahabat-sahabat juga datang, dari Rais, pokoknya diredam dulu dengan pengaduan, setelahnya terserah polisi," sambungnya.
Ia berujar supaya didapat pelajaran dari adanya pengaduan ini. Agar semua pihak dapat lebih bijak dI media sosial, khususnya supaya tak mudah mengumbar kata-kata yang memicu pertikaian macam ini.
Sementara diketahui, Anis S melalui akun facebook-nya sudah mengungkapkan permintaan maaf terkait hal ini. Dimana menurutnya ia tak bermaksud mencela Sang Ulama dengan kata-katanya.
"Dengan sebenar benarnya postingan saya tsb adalah untuk mendoakan beliau agar selalu mendapatkan hidayah dan tidak pernah bermaksud melecehkan apalagi berbuat jahat atau sebagai ujaran kebencian," tulis Anis. Ia juga memohon maaf manakala ada pihak yang menafsirkan kata-kata sebelumnya sebagai hal berbeda dari yang ia maksudkan.
Zaenuri pun mengaku sudah mengetahui unggahan permohonan maaf Anis itu. "Saya sudah lihat dan sudah saya sampaikan ke para kiai. Tapi kata-katanya masih mendoakan. Menurut saya mendoakan tidak seperti itu. Tapi kalau mediasi juga siap. Sejauh jawabannya jujur dan enak didengar," imbuhnya.
Sementara itu, DPD PKS Salatiga Latif Nahari membenarkan bahwa yang diadukan ke kepolisian adalah salah satu caleg dari partainya. Meski begitu, ia meminta pemberitaan terkait hal ini tak perlu dibesar-besarkan demi kepentingan kerukunan antar sesama. "Didoakan saja mas (supaya cepat selesai). Sama-sama keluarga besar satu Salatiga," ucapnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Kota Salatiga AKP Aries Munandar mengatakan bahwa jajarannya masih akan mendalami aduan ini. Pihaknya belum secara langsung memeriksa Anis S lantaran masih mencari bukti-bukti pendukung. "Tapi rencana kita mediasikan untuk mencari solusi terbaik supaya Salatiga tetap kondusif," tandasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
