
Potret pelaku pembunuhan anak kader PKS di Cilegon usai ditangkap oleh polisi. (Istimewa)
JawaPos.com - Aparat kepolisian berhasil meringkus pelaku pembunuhan anak kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maman Suherman berinisial E.
Berdasar informasi dari Polres Cilegon, penangkapan pelaku berlangsung pada Jumat (2/1). Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Cilegon.
Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan telah mengkonfirmasi penangkapan pelaku. Menurut dia, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Markas Polres Cilegon.
Dia diperiksa terkait dengan tindakan keji membunuh anak berusia 9 tahun. ”Benar, terduga pelaku pembunuhan sudah ditangkap,” ungkap Sigit saat dikonfirmasi oleh awak media.
Sigit mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan itu Jumat (2/1) sore.
Dia memastikan bahwa pelaku yang ditangkap oleh polisi berjumlah satu orang. Hingga saat ini, pendalaman terus dilakukan oleh penyidik Polres Cilegon.
Berdasar potret yang beredar di kalangan media, pelaku berjenis kelamin laki-laki. Dia memiliki perawakan kurus dan cukup tinggi.
Dalam foto itu yang bersangkutan sudah dalam keadaan tangan terikat dan dikelilingi oleh personel Polri yang menangkapnya.
Sebelumnya, diberitakan bahwa E ditemukan tewas di rumahnya di Cilegon, Banten. Dari tubuh korban ditemukan luka luar sebanyak 22 titik.
Dari puluhan luka tersebut, 19 di antaranya merupakan luka akibat serangan benda tajam. Termasuk pada bagian vital seperti dada dan leher.
”Dari hasil pengamatan luar terdapat 22 luka, dengan 19 luka akibat benda tajam,” terang Sigit.
Temuan itu langsung didalami oleh Polres Cilegon. Termasuk dengan mencari dan menangkap pelaku.
Kini, setelah pelaku berhasil ditangkap, polisi memastikan akan menuntaskan kasus tersebut. Meski demikian, keterangan lebih lanjut baru akan disampaikan setelah penyelidikan selesai dilakukan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
