
ILUSTRASI: Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengirimkan sebanyak 5 personel dan 2 ambulance ke Jakarta, pada Jumat (2/11).
JawaPos.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengirimkan sebanyak 5 personel dan 2 ambulance ke Jakarta, pada Jumat (2/11). Pengiriman personel dan ambulance tersebut guna membantu evakuasi kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.
Kepala Markas PMI DIJ, Jumali mengatakan, tim yang dikirim ini nantinya akan bergabung dengan tim dari PMI yang telah berada di 2 lokasi. Yakni di dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara dan Pantai Tanjung Pakis.
"Tim terdiri dari 5 orang berasal dari Klinik PMI DIJ, PMI Kabupaten Sleman, PMI Kabupaten Kulon Progo dan PMI Kabupaten Gunungkidul," katanya seperti dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Jumat (2/11) sore.
Personel tersebut akan ditugaskan selama 5 hari. Membantu operasi kemanusiaan mengevakuasi korban dan puing pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.
Pengiriman personel itu diharapkan bisa membantu mempercepat proses evakuasi yang telah berlangsung sejak 29 Oktober yang lalu. "Kami turut berduka cita dan berdoa yang terbaik untuk korban maupun keluarga yang ditinggalkan," ucapnya.
Untuk diketahui, pesawat Lion Air JT-610 rute Cengkareng-Pangkal Pinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10) pukul 06.20 WIB.
Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan perairan Karawang.
Untuk diketahui pula, ada 2 warga asal DIJ yang menjadi penumpang dalam pesawat tersebut. Yakni Herjuno Darpito, warga Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul dan Zuiva Puspitaningrum, warga Jalan Kaliurang km 5, Gang Jeruk nomor 1, Kabupaten Sleman.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
