
Kepala Disnakertrans Jateng Wika Bintang saat dijumpai di kantornya, Semarang, Kamis (2/8).
JawaPos.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah mengklaim menemukan 18 tenaga kerja asing (TKA) yang tak berizin. Hasil ini ditemukan pascasidak yang dilakukan ke PT Jiale Indonesia Textile dan PLTU Tanjung Jati B Jepara, Rabu (1/8) kemarin.
Kepala Disnakertrans Jateng Wika Bintang mengatakan, belasan TKA tersebut merupakan para pekerja di PT Jiale Indonesia Textile. Menurut data Kemenaker, di sana ada sebanyak 137 TKA.
"Akan tetapi, perusahaan itu bilang cuma ada 52 TKA dari Tiongkok. Dan hanya 34 diantaranya yang ada IMTA-nya (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing). Sisanya, perusahaan tak bisa tunjukkan," ujar Wika di kantornya, Semarang, Kamis (2/8).
Sehingga, Wika berujar pihaknya meminta perusahaan untuk segera membenahi dokumun yang tidak sesuai tersebut. Ia pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi soal ini. "Saya dengar mereka sudah ke sana hari ini. Karena kalau dokumen tidak diperbaiki, TKA tak berizin bisa dideportasi," sambungnya.
Adapun jenis pelanggaran lain yang ditimpai. Macam TKA yang tak bisa atau tidak fasih berbahasa Indonesia dan tak memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Indonesia. Sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Gubernur tahun 2015.
Kemudian lokasi pengurusan perpanjangan IMTA yang dilakukan di Jakarta, padahal seharusnya di Jepara. Dan terakhir, soal TKA yang bukan spesialis. "Dalam artian, orang lokal pun bisa melakukannya. Tapi ya itu tadi, karena mereka tidak nyambung saat diajak bicara bahasa Indonesia, jadi apa yang kami tangkap, kerjaan mereka bisa dikerjakan tenaga lokal. Kami pun siap adakan pelatihan," terangnya lebar.
Sementara di PLTU Tanjung Jati, sidak dilakukan ke seluruh enam proyek instalasi. Dimana berdasar data ada 75 TKA bekerja di sana. Meski pada proyek instalasi 1-4 dinyatakan beres, dua sisanya menjadi perhatian Wika dan jajarannya.
"Perusahaan bilangnya TKA dari Korea, Jepang, dan Afrika Selatan. Tapi, rekan-rekan di lapangan ternyata menemui ada yang dari Thailand. Nah ini yang akan kita dalami,"

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
