Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Mei 2026 | 02.29 WIB

Jakarta Job Fair 2026, DPRD DKI Dorong Penguatan Link and Match Tenaga Kerja dengan Kebutuhan Industri

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman. (Istimewa) - Image

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman. (Istimewa)

JawaPos.com - Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Job Fair 2026 yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta pada 19–20 Mei 2026 di Gedung Serbaguna Gelora Sunter, Jakarta Utara.

Kegiatan yang menghadirkan puluhan perusahaan dari berbagai sektor industri tersebut dinilai menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses lapangan kerja dan menekan angka pengangguran di Jakarta.

“Job fair seperti ini sangat penting karena membuka akses langsung antara pencari kerja dengan dunia industri. Namun yang paling utama bukan sekadar ramainya pengunjung, tetapi seberapa besar kegiatan ini benar-benar menghasilkan penyerapan tenaga kerja,” ujar Ade Suherman, Sabtu (16/5).

Pria yang menjabat sebagai Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta yang membidangi perekonomian, tenaga kerja, dan dunia usaha itu menilai tantangan ketenagakerjaan Jakarta saat ini tidak hanya terkait ketersediaan lowongan kerja, tetapi juga kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, pelaksanaan job fair harus dibarengi dengan penguatan program pelatihan kerja, sertifikasi kompetensi, serta peningkatan kualitas Balai Latihan Kerja (BLK) dan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).

“Kita membutuhkan sistem link and match yang lebih kuat antara pelatihan kerja dengan kebutuhan industri. Jangan sampai perusahaan membutuhkan tenaga siap kerja, tetapi lulusan pelatihan belum terserap secara optimal,” katanya.

Ade juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan dari berbagai sektor dalam Jakarta Job Fair tahun ini, termasuk adanya ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas dan pelaku UMKM melalui kegiatan pendukung seperti talkshow dan bazar usaha.

Menurutnya, pendekatan yang inklusif seperti ini penting untuk memastikan peluang ekonomi dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.

Selain itu, Ade mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tidak berhenti pada penyelenggaraan acara semata, tetapi juga memperkuat sistem monitoring dan evaluasi pasca-kegiatan.

Ia menilai data penyerapan kerja setelah job fair harus menjadi indikator utama keberhasilan program.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore