
Umat muslim memadati Masjid Nasional Al- Akbar Surabaya saat mengikuti itikaf pada malam ke 23 Ramadan, Minggu (23/3/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Ibadah bermalam di masjid atau sering dikenal dengan i‘tikaf merupakan salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam.
Aktivitas ini biasanya dilakukan pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, namun pada dasarnya bisa dilakukan kapan saja dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Selain bernilai ibadah, bermalam di masjid juga menyimpan banyak hikmah yang berdampak pada spiritual, mental, dan sosial bagi mereka yang menjalaninya.
Ibadah bermalam di masjid bukan sekadar menginap, tapi sebuah perjalanan spiritual yang sarat akan makna. Terdapat sejumlah hikmah dari ibadah ini apabila dilakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
Berikut 7 hikmah ibadah bermalam di masjid yang perlu kita ketahui dan sebaiknya menjadi bahan renungan kita bersama.
Hikmah utama bermalam di masjid adalah untuk mempererat hubungan seorang hamba dengan Sang Khaliq. Jauh dari hiruk-pikuk dunia, masjid menjadi tempat terbaik untuk fokus berzikir, melaksanakan shalat sunnah, membaca Alquran, dan berdoa. Suasana tenang dan penuh kekhusyukan dapat membuat hati lebih mudah tersentuh dan dekat dengan Tuhan.
I'tikaf di masjid mengajarkan tentang keikhlasan. Tanpa sorotan dunia atau kepentingan lain, ibadah dilakukan semata-mata karena Allah. Hikmah ini sangat penting untuk membersihkan niat dan memperbaiki kualitas ibadah agar tidak tercampur riya atau ingin dipuji manusia.
Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan, bermalam di masjid menjadi sarana healing spiritual. Jauh dari gadget, pekerjaan, dan rutinitas duniawi, hati dan pikiran akan menjadi lebih tenang. Banyak orang merasakan ketenangan batin yang luar biasa setelah menghabiskan malam di masjid untuk beribadah.
Ibadah bermalam di masjid juga melatih disiplin dan kesabaran. Mengatur waktu tidur, bangun malam untuk qiyamul lail, serta menjaga adab di rumah Allah membutuhkan komitmen dan kesungguhan. Hikmah ini sangat bermanfaat untuk membentuk pribadi seorang muslim yang kuat dan konsisten dalam menjalankan ibadah.
Saat bermalam di masjid, kita bertemu dan berinteraksi dengan sesama muslim dari berbagai latar belakang. Kebersamaan dalam ibadah, makan sahur bersama, dan saling mengingatkan dalam kebaikan akan memperkuat persaudaraan sesama muslim. Ini menjadi hikmah sosial yang penting dalam membangun persatuan umat.
Ibadah i‘tikaf atau bermalam di masjid merupakan sunnah Rasulullah, terutama pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Dengan mengamalkannya, kita ikut menghidupkan sunnah Nabi sekaligus mendapatkan pahala karena mengikuti teladan beliau. Ini juga bisamenjadi bukti cinta seorang muslim kepada Rasulullah.
Bermalam di masjid memberi ruang luas untuk muhasabah atau introspeksi diri. Dalam keheningan malam, seseorang dapat merenungi dosa, kesalahan, serta merencanakan perbaikan hidup ke depan. Hikmah ini menjadikan ibadah bermalam di masjid sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
