Anthropic menuding tiga lab AI Tiongkok mengekstraksi kapabilitas model Claude secara ilegal.
JawaPos.com — Perusahaan kecerdasan buatan asal Amerika Serikat (AS), Anthropic, menuduh tiga laboratorium AI Tiongkok—DeepSeek, Moonshot AI, dan MiniMax—melakukan pencurian kapabilitas model secara masif melalui teknik yang dikenal sebagai distillation. Tuduhan ini dinilai memperuncing rivalitas teknologi antara Washington dan Beijing di sektor strategis kecerdasan buatan.
Anthropic menyatakan telah mengungkap kampanye terkoordinasi yang bertujuan mengekstrak kemampuan dari chatbot andalannya, Claude. Perusahaan tersebut menyebut praktik itu sebagai pencurian kekayaan intelektual dalam skala industri. Dalam pernyataan resminya, Anthropic menegaskan, “Kampanye ini semakin meningkat dalam intensitas dan kecanggihannya. Jendela waktu untuk bertindak semakin sempit.”
Dilansir dari The Guardian, Rabu (25/2/2026), Anthropic menyebut DeepSeek, Moonshot AI, dan MiniMax menggunakan teknik distillation, yakni memanfaatkan keluaran dari sistem AI yang lebih kuat untuk secara cepat meningkatkan performa model yang lebih lemah. Teknik ini lazim digunakan secara internal untuk membuat versi model yang lebih kecil dan murah. Namun, dalam konteks ini, Anthropic menilai praktik tersebut dilakukan tanpa izin untuk menyedot kemampuan yang belum mereka kembangkan sendiri.
Menurut perusahaan yang berbasis di San Francisco itu, ketiga laboratorium tersebut diduga membuat sekitar 24.000 akun palsu dan menghasilkan kurang lebih 16 juta interaksi dengan Claude. Melalui pola pertukaran masif itu, mereka disebut mengekstraksi kemampuan penting, terutama dalam bidang pemrograman, penalaran agen (agentic reasoning), dan penggunaan alat digital—area yang selama ini menjadi keunggulan Claude.
Secara khusus, MiniMax disebut menjalankan operasi terbesar dengan lebih dari 13 juta interaksi. Untuk menghindari larangan akses komersial dari wilayah Tiongkok, lalu lintas diduga dialihkan melalui layanan perantara (proxy services) yang mengelola jaringan akun palsu dalam jumlah besar.
Selain itu, Anthropic memperingatkan bahwa praktik tersebut bukan sekadar persoalan bisnis, melainkan juga menyangkut keamanan. Perusahaan itu menilai model AI yang dibangun melalui distillation secara ilegal berisiko kehilangan sistem pengaman bawaan.
“Model yang dikembangkan melalui distillation secara tidak sah kemungkinan besar tidak mempertahankan pembatas keselamatan yang dirancang untuk mencegah penyalahgunaan, seperti bantuan dalam pengembangan senjata biologis atau memungkinkan serangan siber,” ujar perusahaan tersebut.
Sementara itu, tudingan ini muncul hanya berselang beberapa minggu setelah OpenAI, pengembang ChatGPT, menyampaikan kekhawatiran serupa kepada anggota parlemen Amerika Serikat. OpenAI menyebut adanya “upaya berkelanjutan untuk menumpang secara cuma-cuma pada kapabilitas yang dikembangkan oleh OpenAI dan laboratorium AI terdepan Amerika lainnya.”
Adapun setahun lalu, peluncuran model generatif berbiaya rendah dari DeepSeek sempat mengguncang industri karena performanya dinilai mendekati ChatGPT dan chatbot papan atas Amerika lainnya. Peristiwa itu mematahkan asumsi dominasi mutlak AS di sektor AI generatif dan memicu perdebatan tentang efektivitas kontrol ekspor teknologi canggih Washington.
Kini, isu tersebut tidak lagi sekadar soal persaingan bisnis, melainkan menyentuh dimensi geopolitik dan keamanan nasional. Anthropic menyerukan respons terkoordinasi antara industri dan pemerintah karena, menurutnya, persoalan ini “tidak dapat ditangani oleh satu perusahaan saja.” Rivalitas AI AS–Tiongkok pun memasuki fase yang semakin kompleks, di mana teknologi, kepentingan strategis, dan perlindungan kekayaan intelektual semakin saling terkait dalam persaingan global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022