
Students attend a class inside a classroom during a government-organised media tour to Lhasa Naqu Second Senior High School in Lhasa, Tibet Autonomous Region, China June 1, 2021. REUTERS/Martin Pollard
JawaPos.com - Di Tibet, potret Presiden Tiongkok Xi Jinping dan rekan-rekan pemimpinnya ditempel di mana-mana. Tiongkok memperluas kampanye pendidikan politik saat merayakan ulang tahun ke-70 kekuasaannya atas Tibet. Populasi di sana berjanji setia pada Xi Jinping.
Para pejabat Tiongkok mengatakan kampanye itu adalah kunci untuk masa depan Tibet, sebuah wilayah yang mencakup lebih dari 12 persen daratan Tiongkok tetapi merupakan rumah bagi hanya 3,5 juta orang, sebagian besar etnis Tibet. Warga sipil dan tokoh agama di sana berjanji setia kepada Partai Komunis dan Xi Jinping.
Ditanya siapa pemimpin spiritualnya, seorang biksu di kuil Jokhang bersejarah Lhasa menjawab bernama Xi. Potret Xi terlihat di hampir semua situs yang dikunjungi Reuters selama perjalanan ke Tibet, di mana wartawan dilarang masuk di luar tur semacam itu. Tidak jelas kapan poster dan bendera itu dipasang.
Baca juga: Xi Jinping Berambisi Tiongkok Miliki Citra Sebagai Negara Terhormat
“Poster-poster itu bertepatan dengan program pendidikan politik besar-besaran yang disebut pendidikan perasaan terima kasih kepada partai,” kata seorang sarjana veteran studi Tibet di Sekolah Studi Oriental dan Afrika Universitas London Robert Barnett.
Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan ekonomi dan masyarakat Tibet telah membuat pencapaian besar di bawah pengawasan pemerintah pusat Tiongkok dan dukungan kuat dari setiap orang Tiongkok. “Hak kebebasan beragama dari semua kelompok etnis di Tibet dilindungi oleh Konstitusi dan hukum," katanya.
Baca juga: Intip Masa Kecil Xi Jinping, Biasa Hidup Hemat dan Gemar Main Skating
Selama kunjungan tersebut, pejabat pemerintah menyatakan bahwa gambar-gambar seperti itu, bersama dengan bendera-bendera kecil Tiongkok yang berjajar di banyak jalan kota, merupakan tanda perasaan patriotik di Tibet. Beijing mengatakan pihaknya membebaskan Tibet secara damai pada tahun 1951, setelah pasukan Tiongkok memasuki negara itu dan mengambil alih pemerintahannya.
Dalai Lama, pemimpin spiritual Buddhisme Tibet, melarikan diri dari Tibet pada tahun 1959 setelah pemberontakan yang gagal melawan pemerintahan Tiongkok. Dan sejak itu mendirikan pemerintahan di pengasingan yang berbasis di Dharamsala, India. Beijing telah mencapnya sebagai separatis berbahaya. Reuters sendiri tidak melihat gambar Dalai Lama.
Di Tibet's College of Buddhism, sebuah sekolah pelatihan agama utama di pinggiran Lhasa, bendera Tiongkok berkibar di atas kuil. Gambar Xi ditampilkan secara mencolok di setiap asrama dan ruang kelas yang dikunjungi oleh Reuters.
“Kami di bawah pimpinan Partai Komunis sekarang, tentu saja, kami harus belajar tentang politik,” kata Wakil Direktur Perguruan Tinggi Kelsang Wandui. "Sekitar 40 persen dari program studi sekolah didedikasikan untuk pendidikan politik dan budaya," kata Wandui.
Dia menambahkan bahwa para biksu akan merayakan peringatan 100 tahun Partai Komunis pada 1 Juli mendatang. Beijing secara konsisten membantah keras tuduhan pelanggaran hak di Tibet, dan mengatakan orang-orang di Tiongkok bebas untuk mempraktikkan agama yang disetujui, termasuk Buddhisme.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
