
Bill Gates saat menghadiri forum energi internasional, di mana ia menyoroti peran teknologi nuklir canggih sebagai solusi transisi menuju energi bersih berkelanjutan (Dok. Reuters)
JawaPos.com - TerraPower, perusahaan teknologi nuklir yang didirikan dan didukung oleh Bill Gates, mengajukan rancangan reaktor nuklir dan sistem penyimpanan energi canggih kepada otoritas regulasi Inggris sebagai bagian dari ekspansi internasional perdananya. Pengajuan tersebut menandai komitmen TerraPower untuk memperluas penerapan teknologi energi rendah karbon di pasar global.
Permohonan ini disampaikan melalui proses Generic Design Assessment (GDA), yaitu mekanisme resmi pemerintah Inggris untuk menilai dan mengesahkan desain teknologi reaktor baru. Tahapan ini menjadi pintu masuk penting bagi potensi penerapan reaktor Natrium di kawasan Eropa, setelah memperoleh persetujuan di Amerika Serikat.
Dilansir dari Reuters, Kamis (30/10/2025), Presiden sekaligus CEO TerraPower, Chris Levesque, menyatakan bahwa pihaknya siap menjalin kerja sama erat dengan otoritas setempat.
"Kami menantikan kolaborasi dengan pemerintah Inggris selama proses peninjauan berlangsung," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen TerraPower untuk mematuhi seluruh prosedur regulasi yang berlaku di Inggris.
Reaktor Natrium yang dikembangkan TerraPower merupakan teknologi generasi baru dengan sistem pendingin natrium cair dan penyimpanan energi berbasis garam cair (molten salt). Desain ini mampu menghasilkan daya dasar sebesar 345 megawatt (MW) dan dapat meningkatkan output hingga 500 MW selama lebih dari lima setengah jam sesuai kebutuhan jaringan listrik. Kapasitas tersebut mencerminkan efisiensi tinggi dan fleksibilitas operasional yang penting dalam mendukung transisi menuju sistem energi rendah karbon.
Pemerintah Inggris sendiri tengah memperluas kapasitas tenaga nuklirnya, baik melalui pembangunan reaktor besar maupun reaktor modular kecil (SMR). Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi dekarbonisasi nasional yang bertujuan memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat sembari menekan emisi karbon. Dalam konteks ini, teknologi Natrium dianggap dapat melengkapi sumber energi terbarukan dengan pasokan daya yang stabil dan fleksibel.
Meski demikian, penerapan teknologi nuklir canggih tidak lepas dari tantangan. Faktor pembiayaan, resistensi politik, dan kompleksitas teknis menjadi perhatian utama. Di Amerika Serikat, TerraPower telah memenuhi persyaratan perizinan untuk proyek Natrium pertamanya yang kini tengah dibangun di negara bagian Wyoming, menjadi tonggak penting sebelum ekspansi globalnya dimulai.
Sebagai bagian dari strategi internasionalnya, TerraPower juga bekerja sama dengan perusahaan teknik asal Amerika Serikat, KBR Inc., untuk mengidentifikasi lokasi potensial bagi pembangunan reaktor di Inggris. Kolaborasi ini menunjukkan arah baru dalam kemitraan lintas negara di sektor energi nuklir, di mana inovasi dan kepatuhan regulasi berjalan beriringan.
Inisiatif TerraPower di Inggris mencerminkan pergeseran besar dalam lanskap energi dunia. Tenaga nuklir yang dulu dianggap mahal dan berisiko kini kembali diposisikan sebagai solusi strategis untuk transisi energi bersih yang berkelanjutan.
Bagi Inggris, langkah ini berpotensi memperkuat ketahanan energi nasional dan mempercepat target dekarbonisasi; sementara bagi TerraPower, pengajuan desain Natrium menjadi batu loncatan menuju peran lebih besar dalam peta inovasi energi global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022