Pemerintahan negara bagian Uttar Pradesh (UP) di India mengeluarkan kebijakan kontroversial mengenai sertifikat halal. (akun X /@NethravathiMSh1
JawaPos.com - Belum lama ini, Pemerintah negara bagian Uttar Pradesh (UP) di India mengeluarkan larangan terhadap produksi, penyimpanan, distribusi, dan penjualan produk dengan sertifikasi halal.
Dilansir dari amarujala.com pada Sabtu (25/11), keputusan ini menuai banyak kontroversi dan protes dari berbagai pihak.
Sebab diketahui, sertifikasi halal sudah ada sejak 1970-an, yang awalnya hanya untuk produk berbahan dasar daging.
Kemudian, untuk memenuhi standar ekspor kepada 57 negara dengan penduduk mayoritas muslim, sertifikasi tersebut diperluas ke produk konsumsi dan kosmetik dan lainnya.
Negara-negara tersebut mensyaratkan sertifikat halal agar produk dari India dapat masuk pasar mereka.
Namun kini, Pemerintah Uttar Pradesh menyatakan bahwa sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga swasta di India dianggap ilegal.
Mereka berpendapat bahwa sertifikasi tersebut tidak didasarkan pada Standar Keamanan Pangan India.
Pemerintah UP meyakini bahwa sertifikasi tersebut dikeluarkan secara semena-mena untuk mempromosikan kepentingan kelompok agama tertentu.
Keputusan ini berawal dari FIR (First Information Report) yang diajukan pada 17 November oleh Shailendra Kumar Sharma di Hazratganj.
Dalam laporannya, Sharma menuduh empat lembaga besar penyedia sertifikat Halal diduga melakukan distribusi sertifikat secara tidak benar.
Lembaga tersebut termasuk Halal India di Chennai, Jamiat Ulama-e-Hind Halal Trust di Delhi, dan Dewan Halal India di Mumbai.
Dia bahkan menuduh bahwa praktik ini dilakukan untuk mempromosikan produk kategori tertentu, mengurangi penjualan komunitas lain dan dugaan pendanaan terorisme.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
