Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Oktober 2023 | 18.05 WIB

Layanan Streaming Jadi Sumber Penghasilan Terbesar di Tahun 2022 bagi Komposer dan Penulis Lagu

Layanan streaming musik kian populer dan diminati para pengguna. (Sumber: Unsplash/Alphacolor)

 
JawaPos.com - Layanan streaming menjadi sumber pendapatan terbesar bagi komposer dan penulis lagu pada 2022 dan membantu meningkatkan pendapatan mereka menjadi 10,83 miliar Euro atau setara dengan Rp 182 triliun, menurut sebuah laporan pada Kamis (26/10) dilansir dari Reuters.
 
Pengumpulan royalti digital melonjak hampir 34% menjadi 4,2 miliar Euro atau sekitar Rp 70 triliun pada 2022 karena semakin banyak konsumen yang beralih ke layanan berlangganan musik dan video, menurut Konfederasi Internasional Masyarakat Penulis dan Penggubah (CISAC) dalam laporannya.
 
Setelah booming selama pandemi, koleksi streaming meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelum COVID dan menyumbang 35% dari total pendapatan pembuat musik, melampaui tv dan radio.
 
 
Royalti dari sektor pertunjukan langsung dan publik, termasuk konser, pameran, dan teater, naik sebesar 69,9% menjadi 2,68 miliar Euro atau setara dengan Rp 45 triliun pada 2022, namun tetap berada di bawah level pada 2019 dengan penurunan sekitar 7,9% setelah anjlok selama pandemi.
 
Laporan tersebut mengatakan bahwa hiburan langsung terus meningkat pada 2023 karena permintaan pasar dan dapat tumbuh melampaui tingkat sebelum pandemi.
 
Namun, mereka memperingatkan bahwa prospek setelah 2023 tidak pasti, karena kekhawatiran terhadap belanja konsumen dan pengetatan anggaran tur artis.
 
 
Awal pekan ini, raksasa streaming musik, Spotify melaporkan peningkatan sebesar 26% dalam jumlah pengguna aktif bulanannya menjadi 574 juta pengguna pada kuartal ketiga, mengalahkan ekspektasi perusahaan itu sendiri, dan perkiraan analis sebesar 565,7 juta pengguna.
 
Presiden CISAC, Bjorn Ulvaeus, salah satu pendiri grup musik dari Swedia, ABBA, mengatakan kecerdasan buatan dapat berdampak pada pendapatan industri di masa depan.
 
"Hal ini mungkin tidak memengaruhi grafik pendapatan kreator pada 2023, namun hal ini akan terjadi pada tahun-tahun mendatang. Saat ini, para kreator harus duduk bersama dengan perusahaan teknologi dan pembuat kebijakan di tingkat tertinggi," kata Ulvaeus.
 
 
CISAC adalah jaringan perkumpulan penulis yang melindungi hak dan mewakili kepentingan lebih dari empat juta pencipta musik, audio visual, drama, sastra, dan seni visual.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore