
Ilustrasi pekerja jasa rumah tangga perempuan. (Istimewa)
JawaPos.com–Dalam momentum Hari Kartini, perkembangan platform digital di sektor jasa rumah tangga dinilai semakin membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi perempuan Indonesia.
Melalui sistem kerja berbasis aplikasi, perempuan kini memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan secara fleksibel, sekaligus tetap menjalankan peran dalam keluarga. Tren ini mencerminkan perubahan cara perempuan berpartisipasi dalam perekonomian, dengan dukungan teknologi yang semakin inklusif.
Survei internal sebuah platform jasa digital bTaskee Indonesia mencatat, sebanyak 62 persen mitranya merupakan perempuan, dengan komposisi 60 persen berasal dari kalangan ibu rumah tangga dan 40 persen merupakan single mother.
Para mitra perempuan ini memperoleh rata-rata pendapatan mencapai hingga Rp 5.000.000 per bulan lebih. Tergantung tingkat aktivitas dan jumlah pesanan.
Marketing Manager Diana Liudin mengatakan, platform digital memiliki peran penting dalam membuka peluang kerja yang lebih inklusif bagi perempuan.
”Kami melihat bahwa fleksibilitas menjadi kunci bagi banyak perempuan untuk dapat tetap produktif sekaligus menjalankan peran lainnya. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan peluang yang tidak hanya memberikan penghasilan, tetapi juga mendukung kemandirian dan kesejahteraan perempuan Indonesia,” ujar Diana Liudin dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4).
Sementara itu, Mulyanih, 37, mengungkapkan bahwa pekerjaan jasa digital ini menjadi sumber penghasilan utama untuk membiayai kebutuhan anaknya. Terlebih saat ini dia berstatus ibu tunggal.
”Yang paling utama bagi saya dan anak-anak adalah kondisi ekonomi. Sejak saya bergabung dan bekerja, perekonomian kami perlahan mulai terbantu,” ujar Mulyanih.
Cerita yang sama juga diungkapkan Ika Wati, 43, seorang ibu rumah tangga, melihat peluang ini sebagai cara untuk membantu perekonomian keluarga tanpa harus meninggalkan tanggung jawab di rumah.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
