
Sejumlah citra satelit dan video drone menunjukkan operasi militer Palestina, Hamas sukses menggempur menara komunikasi Israel.
JawaPos.com - Sejumlah citra satelit dan video drone menunjukkan operasi militer Palestina, Hamas sukses menggempur menara komunikasi Israel di dekat perbatasan Jalur Gaza pada Sabtu (7/10).
Dilansir dari The Strait Times pada Kamis (12/10), Hamas menyerang setidaknya empat menara komunikasi di dekat Gaza, operasi paling canggih yang pernah dilakukan hingga mengganggu infrastruktur di kawasan tersebut.
Serangan itu diperkirakan terjadi pada Sabtu (7/10) pagi, bersamaan dengan serangan Hamas terhadap menara observasi.
Rekaman yang diunggah pada Sabtu oleh Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas menunjukkan sebuah pesawat tak berawak (drone) quadcopter melayang di dekat menara komunikasi sebelum menjatuhkan amunisi peledak pada generator di dasar menara.
Menara komunikasi ini berjarak empat kilometer sebelah barat kibbutz atau pemukiman Be'eri. Lokasi menara di dekat ujung utara Gaza, dimana para anggota Hamas menyerang lebih dari 100 orang Israel dan menyandera sejumlah orang lainnya pad a Sabtu.
Tiga menara lainnya yang berjarak antara satu sampai lima km di sepanjang perbatasan Israel-Gaza terlihat berasap dalam citra satelit pada pukul 11.31 pagi waktu setempat.
Baca Juga: Konflik Israel dan Hamas Meletus, Napoli dan Fiorentina Pertimbangkan Mundur dari Piala Super Italia
Tidak diketahui apakah drone atau senjata lain yang menyebabkan menara-menara ini rusak.
Dilansir dari Reuters, Profesor riset operasi di Universitas Brock di Kanada, Michael Armstrong empat menara ini memiliki fungsi yang berbeda meski penampakannya dari citra satelit terlihat serupa.
Beberapa menara kemungkinan menjadi pengawas perbatasan sementara yang lain bisa saja terlibat dalam transmisi dan penerimaan data seperti komunikasi militer.
Sementara itu, menurut mantan pejabat pertahanan Amerika Serikat yang ingin anonim, menara dalam rekaman Brigade Al Qassam digunakan untuk mengumpulkan data intelijen serta memfasiliasi layanan seluler.
Dia juga menambahkan bahwa menara tersebut digunakan untuk memantau warga Gaza berdasarkan ketinggian dan kedekatannya dengan perbatasan.
Armstrong mengatakan Hamas kemungkinan besar menargetkan menara-menara ini untuk membutakan komandan Israel dan mencegah komunikasi di antara unit-unit mereka.
Ia juga mengatakan amunisi untuk mengacaukan menara tidak perlu rumit-rumit. Cukup sekedar pecahan peluru yang bisa merusak infrastruktur seperti antena, kamera dan kabel.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
