
Warga Palestina berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas, di Kota Gaza. (Mohammed Sabre/EPA)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia memastikan pasukan TNI tidak akan melucuti Hamas atau pihak tertentu selama menjalankan misi di Gaza, Palestina. Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan dan menegaskan hal itu. Fokus prajurit TNI yang nantinya tergabung dalam International Stabilization Force (ISF) tersebut adalah menjaga stabilitas Gaza dan melaksanakan misi kemanusiaan.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan (Karo Humas dan Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi pada Rabu (11/2). Menurut dia, pemberitaan yang menyebut bahwa pasukan TNI akan dilibatkan untuk melucuti Hamas di Gaza tidak benar.
”Terkait pemberitaan tersebut, dapat kami tegaskan bahwa fokus perencanaan Indonesia dalam kerangka dukungan stabilisasi dan kemanusiaan di Gaza adalah unsur rekonstruksi serta pelayanan kesehatan dan medis,” ungkap Rico.
Jenderal bintang satu TNI AD itu menyampaikan bahwa narasi yang menyatakan pasukan TNI dari Indonesia akan dilibatkan untuk melucuti Hamas tidak sesuai dengan fokus personel yang disiapkan oleh Pemerintah Indonesia. Secara tegas dia menyebut, Indonesia hadir demi perdamaian dan kemanusiaan.
”Narasi bahwa pasukan Indonesia akan dilibatkan untuk melucuti pihak tertentu atau menjalankan disarmament seperti yang disebut dalam pemberitaan, tidak sesuai dengan fokus yang disiapkan Indonesia. Indonesia hadir untuk mendukung perdamaian dan kemanusiaan, bukan untuk memerangi atau berhadapan dengan pihak yang bertikai,” jelasnya.
Meski Indonesia sudah bergabung dalam Board of Peace (BoP) dan menyatakan niat secara terbuka untuk mengirimkan pasukan TNI ke Gaza, sampai saat ini belum ada keputusan final berkaitan dengan komposisi prajurit yang bakal diberangkatkan. Indonesia sebagai bagian dari BoP masih menunggu mandat.
”Hal-hal yang bersifat operasional, termasuk komposisi akhir unsur yang dikerahkan, tetap menunggu kejelasan mandat internasional, aturan misi, serta keputusan resmi pemerintah. Namun prinsipnya, kontribusi Indonesia akan tetap berada dalam koridor stabilisasi, rekonstruksi, dan pelayanan kesehatan,” terang dia.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto di DPR kemarin (10/2), Indonesia disebut akan mengirim 600 pasukan ke Gaza. Namun, beberapa pihak di DPR dan pemerintahan telah menyampaikan bahwa pasukan yang disiapkan sebanyak 8.000 orang.
Menurut Rico, angka personel TNI yang disiapkan dan dikirim ke Gaza memang merujuk pada beberapa skenario. Prinsipnya, TNI siap dikerahkan dalam jumlah yang nantinya diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Angka awal sebanyak 600 pasukan yang disampaikan Wamenhan adalah personel untuk tahap awal.
”Sementara 600 (pasukan) yang pernah disampaikan dapat dipahami sebagai tahap awal atau elombang awal atau kebutuhan awal sesuai desain misi. Namun, sekali lagi angka pasti dan tahapannya belum ditetapkan karena masih menunggu kejelasan mandat internasional dan keputusan resmi pemerintah dan presiden,” ujarnya.
Sebelumnya, BBC memberitakan bahwa ISF yang akan dikirim ke Gaza akan melaksanakan beberapa tugas. Diantaranya membantu mengamankan wilayah perbatasan di Gaza, memastikan demiliterisasi di wilayah tersebut, termasuk pelucutan senjata Hamas.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
