Parade Militer Hamas di Gaza/MEMO
JawaPos.com - Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, mengutuk pemukim Israel yang telah membakar sebuah masjid di Tepi Barat yang diduduki. Hamas juga menyebut aksi pembakaran itu sebagai "kejahatan fasis dan terorganisasi".
Hamas mengeluarkan pernyataan tersebut terkait tindakan pemukim Israel membakar Masjid Abu Bakr as-Siddiq yang terlokasi di antara Kota Sarra dan Tal di di dekat Nablus, Tepi Barat utara.
Menurut Hamas, para pemukim juga mencoret dinding masjid dengan slogan rasis.
"Aksi yang dilakukan pada Senin (23/2) oleh pemukim Zionis adalah kejahatan fasis dan terorganisasi , sekaligus serangan terang-terangan terhadap tempat ibadah dan situs suci umat Islam. Tindakan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap semua hukum dan norma internasional yang menjamin perlindungan tempat ibadah dan situs suci,” kata Hamas dalam pernyataan tersebut, dilansir dari Antara, Kamis (26/2).
Hamas meminta rakyat Palestina untuk bertindak guna melindungi masjid dan situs keagamaan lainnya dalam menghadapi serangan pemukim Zionis dan melawan tindakan agresif ini.
Kelompok itu juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan semua organisasi hak asasi manusia (HAM) untuk mengutuk "perilaku fasis jahat ini", dan menuntut para pelakunya.
Selain itu, Hamas juga meminta pertanggungjawaban pejabat Israel karena telah mendukung kejahatan brutal semacam itu terhadap rakyat Palestina serta situs-situs suci umat Islam dan Kristen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022