Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2023 | 18.29 WIB

Presiden Turki Buka Suara, Perdamaian Abadi Israel dan Palestina Segera Terwujud Jika Hal Ini Terjadi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan - Image

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

JawaPos.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan turut buka suara seiring menguatnya eskalasi konflik Palestina dan Israel.

Erdogan begitu sapaan akrab Presiden Turki tersebut, mengatakan bahwa tidak ada cara lain dalam penyelesaian konflik tersebut selain berdirinya negara Palestina merdeka.
 
Tambah Erdogan, pembentukan negara Palestina merdeka ini legitimasinya didasarkan pada resolusi PBB dan dengan pengakuan oleh seluruh dunia.
 
Adapun integrasi secara geografis wilayahnya berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
 
"Perdamaian dan ketenangan abadi hanya dapat terwujud di kawasan ini dengan berdirinya negara Palestina," ungka Erdogan seperti dikutip JawaPos.com dari akun resmi Twitter/X @RTErdogan pada Kamis (12/10).
 
"Yang legitimasinya didasarkan pada resolusi PBB, dengan perbatasan dan integritas geografis tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya dan dengan pengakuannya oleh seluruh dunia," tandasnya.
 
 
Erdogan juga menekankan bahwa langkah apapun yang akan meningkatkan ketegangan konflik tersebut hanya akan menimbulkan lebih banyak kehancuran.
 
"Mencari cara lain selain itu, mengejar semangat lain hanya berarti lebih banyak kehancuran, lebih banyak air mata dan korban jiwa," ujarnya.
 
Dirinya dan Turki tetap mengutuk tindakan apapun yang tidak menghormati Yerusalem sebagai tempat suci tiga agama surgawi.
 
Erdogan menilai bahwa dengan cara inilah (Palestina Merdeka), Israel dapat melanjutkan eksistensinya sebagai sebuah negara serta menjamin keamanan seluruh warganya.
 
Apabila tidak, tentu peristiwa sejak Sabtu lalu itu bukanlah yang terakhir.
 
Sehingga kemungkinan tragedi yang lebih besar tidak dapat dihindari akibat konflik Palestina-Israel yang tidak berkesudahan. 
 
 
"Kami tidak ingin wilayah Israel, Palestina atau wilayah kami terseret ke dalam lingkaran setan (kehancuran) seperti itu," tegasnya.
 
Sebelumnya, konflik dan ketegangan di wilayah Palestina menguat setelah kelompok Hamas melancarkan operasi Banjir Al-Aqsa.
 
Sebagai pembalasan, kemudian pihak Israel memulai Operasi Pedang Besi melawan Hamas dan menyatakan keadaan perang.
 
Hingga kini ketegangan terus menguat dan berbagai serangan terus terjadi di kedua wilayah. Terhitung sejak Sabtu lalu hingga kini ribuan korban akibat konflik Palestina-Israel terus berjatuhan.***
 
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore