
Cinta Kuya yang menulis klarifikasi di Instagram, unggahannya viral di X dan menuai kritik warganet. (Instagram @cintakuya)
JawaPos.com – Cinta Rahmania Putri Khairunnisha, atau Cinta Kuya, putri sulung pasangan Uya Kuya dan Astrid Kuya, kembali menjadi perbincangan publik. Itu setelah ia membagikan klarifikasi di akun Instagram pribadinya mengenai rumah masa kecilnya yang dijarah.
Curhatan ini muncul saat ia menempuh pendidikan di Amerika Serikat, jauh dari keluarga. Dalam unggahan tersebut, Cinta menuturkan rasa bingung, takut, dan tekanan mental yang muncul setelah mengetahui kabar penjarahan dari kerabat sang ayah.
Unggahan Cinta menyoroti hilangnya barang-barang keluarga dan kucing peliharaannya. Melalui akun Instagram pribadinya, @cintakuya, ia menulis:
“Rumah aku habis di jarah. Orang orang asing masuk rumah ku, mengambil barang barang aku dan keluarga aku dengan tersenyum lebar dan bahagia. Nangis. Aku hanya bisa nangis saja. gimana keadan keluarga aku? mama papa aman? oma opa? tante dan keluarganya? kucing kucing ku?”
Baca Juga: Tak Ingin Indonesia Bernasib Seperti Nepal, Mardani Ali Sera Ingatkan Pemerintah Lebih Dengar Aspirasi Publik
Unggahan Cinta menjadi sorotan netizen. Bukan karena substansinya, melainkan karena dinilai banyak typo dan masalah pasa struktur penulisan. Akun X @senjatanuklir menyoroti beberapa contoh, seperti “menelephone”, “di jarah”, “binggung”, dan “betanya”.
Kritik netizen menekankan bahwa kualitas penulisan Cinta masih jauh dari rapi dan professional. bahkan warganet dari akun yang sama masih mempertanyakan kemampuan bahasa Inggrisnya:
“I remember seeing her tweets and her English wasn’t that good either, so what language does she actually speak…”
Kritik ini diperkuat warganet lain. Akun @bloomin**** menulis, “Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia Tataran Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Ejaan pada Penulisan Cerpen ‘Rumahku Dijarah’ Karya Cinta Kuya.”
Sementara itu, @pokiy**** mempertanyakan empati Cinta: “beneran bingung banget sama orang orang kayak cinta kuya…. padahal resources udah banyak, dia up to date sama berita berita ttg orang tuanya yet she still can’t understand the people???? PEOPLE DIED… dia aja gaada empatinya ke orang lain tapi expect kita yang kasihan sama dia??”
Baca Juga: Mengenal Ikan Belida, Legenda Sungai Musi Bahan Utama Pempek Palembang yang Kini Terancam Punah
Akun @kØpitanpa**** menambahkan sindiran tajam: “21 tahun, anak DPR, kuliah di USA, tapi typingnya jelek banget wakakaakakkakkaakkak.”
Klarifikasi Cinta, yang dibagikan ulang oleh akun X @aromapetrikorr, hingga Selasa (16/9) telah dilihat lebih dari 8,3 juta orang di platform X. Menjadikannya salah satu topik paling viral pekan ini.
Kritik terhadap tulisan Cinta juga datang dari warganet lain. Akun @dallaba**** menilai, “Turns out, international education didn’t improve your writing quality. The writing is so poor it barely meets the A2 level.”
Sementara itu, @chitatt**** menyoroti ketidakpekaan tulisannya: “beyond insensitive and tone deaf jir. lu yapping soal kucing when 10 people lose their lives.”

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
