Selebgram Nabilah O’Brien. (Instagram @nabobrien)
JawaPos.com - Selebgram Nabilah O’Brien mencurahkan isi hatinya di media sosial karena ditetapkan sebagai tersangka. Dia mengaku heran atas penetapan ini karena kasus berawal dari dugaan pencurian yang terjadi di rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang, Jakarta Selatan miliknya.
Melalui akun Instagramnya @nabobrien dia menceritakan sudah lima bulan menahan diri karena takut untuk bersuara. Namun, kini dia memilih muncul ke publik untuk mencari keadilan.
“Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara,” kata Nabilah dalam unggahannya dikutip, Kamis (5/3).
Nabilah mengaku mendapat tekanan untuk meralat pernyataannya tentang pencurian di rumah makannya. Selain itu, dia mengaku diminta uang Rp 1 miliar buat damai.
“Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah, juga saya diminta Rp 1 miliar. Sudah coba segala macam upaya untuk membela diri saya, saya benar-benar takut,” imbuhnya.
Atas dasar itu, Nabilah meminta perlindungan hukum kepada Komisi III DPR RI hingga Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dia percaya keadilan bisa diraih.
“Bapak/Ibu Komisi III DPR RI dan Bapak Kapolri, saya mohon berikan (kepastian) hukum. Saya korban pencurian, saya harap dapat melanjutkan hidup saya dan saya yakin keadilan bisa ditegakkan. Hanya ini yang bisa saya lakukan, saya tidak tahu harus belindung kemana,” tandasnya.
Peristiwa ini bermula dari keributan yang dilakukan pasangan suami istri di rumah makan Nabilah. Pelaku sempat menerobos masuk ke area dapur dan memaki pegawai, lalu membawa pulang makanan tanpa membayar.
Nabilah pun pernah mengunggah rekaman CCTV peristiwa ini di akun Instagramnya pada 20 September 2025. Nabilah menjelaskan bahwa pesanan pembelai butuh waktu cukup lama untuk disajikan karena kondisi restoran yang sedang ramai pengunjung.
“Menunggu kurang lebih 30 menitan, ibu ini masuk ke dalam kitchen (di mana ini dilarang) memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran saya,” demikian isi unggahan tersebut.
Baca Juga:Ramadhan di Kawasan Industri Cikarang: Saat Pabrik-Pabrik Ikut Menopang Kebutuhan Warga Sekitar
Pria yang bersama perempuan tersebut pun ikut masuk ke area dapur. Dia ikut memaki pegawai dapur. Selain itu, pelaku sempat memukul lemari pendingin.
Persoalan tidak selesai di situ, pasangan ini meninggalkan dapur sambil membawa 11 bungkus makanan dan 3 minuman yang telah disiapkan. Namun, makanan tersebut tidak dibayar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
