
Ilustrasi keutamaan menjalankan sahur dengan menu sahur yang sehat (jcomp/freepik.com)
JawaPos.com - Memilih menu sahur yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW tidak hanya memberikan manfaat bagi tubuh, tetapi juga menambah keberkahan dalam ibadah puasa kita.
Dengan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh Rasulullah dalam menjalani sahur, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik, namun juga memperoleh pahala dan keberkahan yang lebih dalam setiap amal yang kita lakukan.
Sahur yang penuh berkah tentunya akan membuat kita lebih siap menjalani puasa dengan hati yang ikhlas dan tubuh yang kuat. Dilansir dari BAZNAS, berikut ini beberapa keutamaan menjalankan sahur dengan menu sahur yang sehat dan baik menurut sunnah Rasulullah.
1. Menambah keberkahan
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya melaksanakan sahur sebab di dalamnya terdapat keberkahan yang luar biasa. Sahur bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga merupakan momen yang penuh berkah yang dapat mendatangkan kebaikan dalam menjalani ibadah puasa.
Memilih menu sahur yang sehat sangat penting, karena makanan yang bergizi akan memberikan energi yang cukup dalam menjalani puasa sepanjang hari hingga waktu berbuka. Dengan sahur yang tepat, tubuh kita akan tetap bertenaga dan mampu menjalani ibadah dengan lebih lancar dan penuh semangat.
2. Menjaga kesehatan pencernaan
Memilih menu sahur yang kaya akan serat, seperti sayuran segar dan buah-buahan, sangat penting dalam menjaga kesehatan pencernaan selama berpuasa. Serat membantu proses pencernaan tetap lancar, mencegah terjadinya sembelit, dan memastikan tubuh tetap merasa nyaman sepanjang hari.
Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi saat sahur, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat gizi yang optimal, namun juga menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari masalah pencernaan, sehingga puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman dan penuh energi.
3. Jaga keseimbangan gula darah
Mengonsumsi menu sahur yang kaya akan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah dan oatmeal, sangat bermanfaat guna menjaga kestabilan kadar gula darah sepanjang hari. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh, memberikan energi yang lebih tahan lama dan membantu mencegah rasa lemas atau cepat lapar saat berpuasa.
Dengan memilih makanan seperti nasi merah dan oatmeal saat sahur, maka kamu tidak hanya mendapatkan pasokan energi yang stabil, tetapi juga mendukung tubuh supaya tetap bertenaga dan fokus hingga waktu berbuka.
4. Hindari makanan yang membuatmu cepat lapar
Sebagai persiapan sahur yang baik, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat sederhana, seperti roti putih atau makanan manis sebab jenis makanan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti dengan rasa lapar yang datang lebih cepat.
Sebagai gantinya, pilihlah menu sahur yang kaya akan protein dan serat, seperti telur, ayam, tahu, tempe, atau sayuran sebab kandungan ini akan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan memberikan energi yang stabil sepanjang hari. Dengan memilih makanan yang tepat, tubuhmu akan lebih siap menjalani puasa dengan kenyamanan dan bertenaga.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
