
Jamaah melaksanakan tawaf di sekitar Ka'bah dalam kondisi panas menyengat. Para Jamaah haji di Indonesia diminta tidak memaksakan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bila kondisi tubuh tidak Fit. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com-Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menyoroti masih adanya dugaan praktik pemberangkatan haji ilegal pada musim haji 2026. Temuan ini muncul setelah ditemukan sejumlah jemaah berangkat menggunakan visa non-haji.
Ketua Komisi Advokasi BPKN RI, Fitrah Bukhari, menekankan pentingnya langkah antisipasi terhadap praktik tersebut. Ia juga mengajak masyarakat melaporkan pihak yang diduga tidak bertanggung jawab.
“Kami masih temui konsumen yang dimanfaatkan keinginan luhurnya untuk berangkat haji, oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan berangkat melalui jalur ilegal, seperti menggunakan visa non haji," kata Fitrah kepada wartawan, Rabu (29/4).
Menurut Fitrah, temuan ini diperoleh dari hasil koordinasi antara BPKN dan aparat penegak hukum (APH). Dalam beberapa kasus, APH bahkan meminta dukungan keahlian BPKN untuk membantu mengungkap pelaku penyedia visa non-haji.
Ia menjelaskan modus yang kerap digunakan pelaku dengan menawarkan keberangkatan haji tanpa antrean. Pelaku memberi janji fasilitas setara dengan layanan haji resmi. “Modus yang digunakan pelaku adalah mengiming-imingi konsumen untuk bisa haji tanpa antri, akan mendapatkan fasilitas yang sama dengan haji yang lainnya,” jelasnya.
Fitrah mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergoda tawaran haji murah yang tidak masuk akal. Jemaah yang tidak menggunakan visa resmi berisiko mengalami kendala memasuki wilayah Arab Saudi. “Mirisnya sesampai di sana karena pengawasan Arab Saudi yang ketat, mereka tidak dapat melakukan prosesi haji, akhirnya jemaah menjadi terlantar," ujarnya.
Ia menambahkan korban praktik ini dari berbagai latar belakang profesi, seperti dosen hingga wiraswasta. Modus penipuan ini cukup masif dan menyasar berbagai kalangan. "Yang menjadi korban bahkan orang yang berprofesi seperti dosen, wiraswasta. Ini menandakan masifnya manipulasi yang digunakan oknum tersebut," urai Fitrah.
Sebagai upaya pencegahan, BPKN menetapkan periode pemberangkatan hingga kepulangan jemaah sebagai Bulan Pengaduan Konsumen. Program ini berlangsung pada April hingga akhir Juni. “Kami memfokuskan akhir bulan April, hingga akhir Juni, dimana jemaah haji pulang ke tanah air akan menjadi periode bulan pengaduan konsumen haji dan umroh," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022