
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Makodau I, Kamis (30/1/2026). (Bayu Putra/JawaPos.com
JawaPos.com - Masa pendidikan dan pelatihan (Diklat) calon petugas haji dari PPIH Arab Saudi akan berakhir besok (30/1).
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan, Diklat merupakan bagian dari proses seleksi petugas haji. Dalam perjalanannya, bisa saja ada peserta yang tidak lolos dan dipulangkan.
Sedikitnya sudah ada enam calon petugas haji yang dipulangkan dan tidak lolos karena berbagai sebab. Salah satunya karena tidak memenuhi syarat Istithaah kesehatan.
"Ada yang ternyata MCU-nya (medical check up) penyakit jantung, bahkan ada yang harus dipasang ring. Kemudian rekomendasi dokter itu tidak bisa ikut, kemudian dicopot," terang Dahnil di lapangan Makodau I Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Kamis (29/1).
Dia menjelaskan, saat calon petugas haji yang lolos seleksi awal masuk barak untuk menjalani Diklat, nasib mereka sepenuhnya menjadi wewenang tim pelatih. Termasuk penilaian kelayakan untuk menjadi petugas haji.
"Pak Menteri dan saya tidak pernah ikut campur terkait dengan kriteria dan standar penilaian mereka," lanjut mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
Kriteria penilaian bisa bermacam-macam. Misalnya kehadiran, yang semuanya diharapkan full 100% bisa mengikuti. Lalu ada kedisiplinan, ketertiban, dan kriteria-kriteria lainnya.
"Yang paling penting ini satu: jangan sampai kemudian niatnya itu adalah nebeng naik haji. Nggak boleh itu kemudian nebeng naik haji," tutur Dahnil.
Karena itu, tim pelatih yang berasal dari unsur TNI dan Polri dipersilakan melakukan penilaian tanpa campur tangan personal Kemenhaj. Prinsipnya, semua calon petugas haji statusnya setara.
"Tidak satupun anggota atau peserta (calon petugas haji) yang harus diistimewakan," tegas Dahnil.
Para peserta datang dari berbagai latar belakang, TNI, Polri, ustaz, dosen, bahkan guru besar. Ketika masuk barak, tidak ada lagi yang menggunakan statusnya di luar. Semuanya menanggalkan jabatan dan menyandang status Baru, calon petugas haji.
Karena itu, wajar bila ada yang langkahnya terhenti di tengah jalan. "Tidak semua peserta diklat itu pasti lulus. Pasti ada yang harus berhenti di jalan atau dikeluarkan," ucap Dahnil. Tentu berdasarkan penilaian instruktur.
Prinsipnya, imbuh Dahnil, tidak ada calon petugas haji yang boleh diistimewakan dengan alasan apapun. Karena pada akhirnya mereka adalah pelayan bagi jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022