Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 12.27 WIB

Tuntas, 220 Jemaah Terpisah Rombongan Diberangkatkan dari Madinah ke Makkah

Kadaker Madinah Luthfi Makki. (MCH 2025)


JawaPos.com
– Setelah sempat tertunda karena terpisah dari rombongan, sebanyak 220 jemaah haji Indonesia akhirnya diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada Senin (19/5) atau sekitar pukul 15.00 waktu Arab Saudi, menggunakan 13 unit coaster.

Mereka merupakan rombongan terakhir dari total 569 jemaah yang sebelumnya terpisah akibat persoalan teknis dalam proses pemberangkatan.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, M. Lutfi Makki, menyampaikan bahwa keterlambatan pemberangkatan ini merupakan dampak dari perubahan sistem layanan haji tahun ini, yang melibatkan delapan syarikah (perusahaan penyedia layanan haji).

Perubahan tersebut menyebabkan sejumlah jemaah tidak tercantum dalam manifest bus utama, sehingga harus dikonsolidasikan secara terpisah.

“Alhamdulillah, hari ini kita memberangkatkan sekitar 13 unit coaster dengan 220 jemaah yang terpisah dengan rombongannya. Ini adalah rombongan terakhir dan semoga tidak ada lagi jemaah terpisah dari rombongan saat pemberangkatan ke Makkah,” ujar Lutfi Makki di Madinah.

Jemaah diberangkatkan dari hotel transit dan berhenti sejenak di Bir Ali untuk mengambil miqat umrah wajib. Setibanya di Makkah, mereka akan beristirahat terlebih dahulu sebelum menunaikan rangkaian ibadah umrah.

Demi mengantisipasi keterlambatan lebih lanjut, PPIH telah menyiapkan hotel khusus di Madinah sebagai tempat transit para jemaah yang terpisah. Langkah ini diambil agar pendataan dan pengaturan keberangkatan lebih mudah.

“Kita kumpulkan di hotel khusus agar mendatanya lebih mudah dan memberangkatkannya juga lebih mudah,” ujar Lutfi.

Fasilitas yang diberikan kepada jemaah di hotel transit tersebut sama dengan penginapan jemaah lainnya, termasuk konsumsi dan pelayanan kesehatan.

Tim dari KKHI (Klinik Kesehatan Haji Indonesia) dan PKP2JH (Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji) secara rutin memantau kesehatan mereka. Selain itu, Sektor Khusus Daker Madinah juga dilibatkan untuk memperkuat pelayanan di lapangan.

Lutfi menyampaikan apresiasi atas kesabaran para jemaah yang harus menunggu lebih lama sebelum diberangkatkan.

“Saya secara pribadi menyampaikan terima kasih kepada jemaah yang mau menunggu dan bersabar. Kami juga mohon maaf atas kekurangan dalam pelayanan. Alhamdulillah semua bisa ditangani dengan baik,” tuturnya.

Proses pemberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah akan berlangsung hingga 25 Mei 2025. Dengan telah diberangkatkannya 220 jemaah terakhir ini, PPIH berharap tidak ada lagi kasus jemaah yang tertinggal atau terpisah dari rombongannya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore