Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Mei 2025 | 07.09 WIB

2.864 Calon Jemaah Haji Bergerak dari Madinah ke Makkah Pagi Ini, 10 Sektor dan 73 Bus Sudah Siaga

Kadaker Makkah Ali Machzumi (kedua kanan) mengecek kesiapan kamar hotel yang akan ditempati jamaah calon haji Indonesia di hotel Burj Alwahda Almutamayiz, Makkah, Arab Saudi, Jumat (9/5/2025). (MCH25) - Image

Kadaker Makkah Ali Machzumi (kedua kanan) mengecek kesiapan kamar hotel yang akan ditempati jamaah calon haji Indonesia di hotel Burj Alwahda Almutamayiz, Makkah, Arab Saudi, Jumat (9/5/2025). (MCH25)

JawaPos.com – Kota Makkah kini bersiap menyambut gelombang kedatangan calon jemaah haji Indonesia dari Madinah. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), pergerakan dimulai pada pagi ini, Sabtu (10/5), dengan jumlah kloter dan jemaah yang cukup signifikan.

Menurut Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ali Machzumi, gelombang pertama akan melibatkan 7 kloter, terdiri atas 2.864 calon jemaah haji. Mereka akan diangkut menggunakan 73 bus dari Madinah menuju Makkah.

“Insya Allah pada tanggal 10 Mei ada tujuh kloter yang akan diperangkatkan dari kota Madinah menuju ke kota Makkah,” ujar Ali dalam wawancara di Kantor Daker Makkah, Jumat (9/5).

Untuk menyambut kedatangan jemaah hari pertama ini, sebanyak 20 hotel telah disiapkan sebagai tempat akomodasi. Hotel-hotel tersebut telah diperiksa oleh tim petugas haji untuk memastikan kelayakan fasilitas, kebersihan kamar, serta kesiapan penyediaan logistik.

“Petugas yang sudah berada di Makkah mulai melakukan pengecekan, dan alhamdulillah laporan yang kami terima, hotel-hotel yang akan ditempati jemaah sudah siap,” tambah Ali.

Selain tempat tinggal, kebutuhan konsumsi juga menjadi perhatian utama. Sebanyak 7 dapur katering yang menjadi mitra resmi pemerintah telah dipastikan siap beroperasi.

Kesiapan itu termasuk ketersediaan bahan baku, tenaga juru masak, alat produksi, serta sistem distribusi makanan ke masing-masing hotel jemaah.

“Kemarin kita sudah melakukan pengecekan ke dapur-dapur itu untuk persiapan bahan baku, tukang juru masak, dan lain sebagainya,” terang Ali.

Guna menjamin layanan berjalan lancar dan terstruktur, tahun ini PPIH kembali menerapkan sistem pembagian wilayah layanan ke dalam 10 sektor, termasuk satu sektor khusus di kawasan Masjidil Haram.

Setiap sektor memiliki tanggung jawab terhadap kloter-kloter tertentu, baik dalam aspek penginapan, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah.

“Sektor-sektor ini akan melayani 203.320 jemaah sesuai kuota yang diterima oleh Indonesia,” jelas Ali.

Pembentukan sektor ini bertujuan untuk mendekatkan layanan ke jemaah, sekaligus mempercepat koordinasi jika terjadi kendala teknis di lapangan.

Setiap sektor memiliki petugas yang ditempatkan secara permanen di wilayah kerja masing-masing, termasuk layanan darurat, monitoring konsumsi, dan pemantauan pergerakan ke Masjidil Haram.

Seluruh sistem pelayanan ini akan berjalan secara penuh mulai Sabtu, seiring dengan mulai datangnya jemaah gelombang pertama dari Madinah. Pergerakan akan terus berlangsung setiap hari hingga 25 Mei 2025, sesuai jadwal rotasi masa tinggal sembilan hari di Madinah.

PPIH berharap seluruh kesiapan akomodasi, konsumsi, dan transportasi dapat berjalan lancar, sehingga para tamu Allah bisa beribadah dengan tenang dan nyaman sejak tiba di Makkah.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore