
Bir Ali mulai dipadati calon jemaah haji dari berbagai negara yang bersiap mengambil miqat, berniat haji, dan mengenakan pakaian ihram. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
JawaPos.com – Bir Ali, kawasan yang terletak sekitar 11 kilometer dari pusat kota Madinah, akan menjadi titik krusial dalam pergerakan calon jemaah haji gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah.
Mulai Sabtu (10/5), sebanyak tujuh kloter atau sekitar 2.800 calon jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Makkah melalui jalur darat.
"Teman-teman di sini bersiap menyambut para Duyufurrahman, menyambut tamu-tamu Allah, menyambut calon jemaah haji di parkiran Bir Ali," ujar Kadaker Madinah M. Luthfi Makki saat mengecek kantor Sektor Khusus (Seksus) Bir Ali, Jumat (9/5
Perjalanan dari Madinah ke Makkah adalah bagian penting dari tahapan ibadah haji. Sebelum bergerak, calon jemaah haji melakukan miqat di Bir Ali, yaitu pengambilan niat untuk menunaikan umrah dengan mengenakan pakaian ihram.
Di titik inilah, para petugas haji Indonesia berperan aktif memberikan bimbingan dan memastikan semua tahapan miqat berjalan dengan lancar.
Menurut Luthfi, sebanyak 16 petugas disiagakan di berbagai titik strategis di Bir Ali, mulai dari parkiran bus, pintu masuk, hingga jalur keluar.
Mereka bertugas mengarahkan jemaah yang turun dari bus, memandu proses bersuci (wudu), salat sunnah, dan niat ihram sebelum kembali ke kendaraan.
"Proses miqat biasanya hanya sekitar 15 menit. Tapi bagi jemaah lansia atau berkebutuhan khusus, bisa memakan waktu hingga satu jam," ujar Luthfi.
Untuk mempercepat proses dan mencegah kepadatan, para ketua kloter dan rombongan juga diimbau agar jemaah sudah dalam kondisi berwudu sejak dari hotel.
Dengan demikian, jemaah bisa langsung melaksanakan salat sunnah dan niat tanpa perlu antre ke kamar mandi umum yang jumlahnya terbatas.
Pendorongan calon jemaah haji dari Madinah ke Makkah akan berlangsung setiap hari hingga 25 Mei. Seluruh calon jemaah haji gelombang pertama, yang diberangkatkan dari Indonesia sejak 2 Mei hingga 16 Mei, akan berada di Madinah selama sembilan hari, sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
Setelah menyelesaikan ziarah dan ibadah di Raudhah serta Masjid Nabawi, mereka akan diberangkatkan menuju Makkah melalui titik miqat Bir Ali secara bergelombang. "Kita sudah susun jadwal dan skema pendorongan agar tidak terjadi penumpukan," kata Luthfi.
Sementara itu, gelombang kedua calon jemaah haji Indonesia akan mulai terbang dari Tanah Air pada 17 hingga 31 Mei 2025. Mereka langsung mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan bergerak ke Makkah tanpa singgah di Madinah terlebih dahulu. Kunjungan ke Madinah akan dilakukan setelah puncak haji.
Petugas di Bir Ali pun akan tetap siaga sepanjang fase ini. Mereka akan melayani pergerakan lebih dari 100 ribu calon jemaah haji Indonesia selama lebih dari dua pekan. "Sesuai dengan jadwal, calon jemaah haji terakhir di Madinah akan didorong ke Makkah pada 25 Mei," ujar Luthfi.
Dengan semakin dekatnya fase pendorongan jemaah ini, seluruh petugas diminta meningkatkan kewaspadaan dan pelayanan. Perjalanan ke Makkah adalah tahap awal yang menentukan kelancaran ibadah berikutnya, termasuk umrah wajib dan pelaksanaan puncak haji.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
