JawaPos.com - Sony telah meluncurkan kontroler baru untuk PlayStation 5 atau PS5. Namun ini bukan sekadar kontroler PS5 DualSense baru. Yang diluncurkan adalah Access Controller baru dan diumumkan untuk memungkinkan aksesibilitas video game yang lebih baik.
Beberapa tahun yang lalu, Microsoft meluncurkan Xbox Adaptive Controller untuk membantu pemain penyandang disabilitas mendapatkan pengalaman bermain game yang lebih baik dan lebih mudah diakses. Kini, raksasa teknologi asal Jepang, Sony juga turut merilis Access Controller untuk PlayStation 5.
Seperti namanya, periferal baru ini juga dibuat untuk para gamer dengan beragam kebutuhan. Sony Access Controller tersedia untuk pre-order kembali dari situs resmi PlayStation.
Kontrol baru diluncurkan dengan stik analog yang dapat disesuaikan, yang dapat disesuaikan melalui semacam penggeser. Bahkan, kontroler ini juga dilengkapi dengan lubang di dasar pengontrol yang memungkinkan Anda mengencangkannya dan menghindari terjatuh secara tidak sengaja.
Untuk meningkatkan personalisasi, semua tutup tombol pengontrol dapat ditukar. Jadi seseorang dapat menyesuaikannya dengan kebutuhannya sendiri. Sony, sebagaimana dilansir via Gizmochina, Senin (11/12), mengembangkan Access Controller bekerja sama dengan AbleGamers.
AbleGamers sendiri merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dalam game. Menariknya, produk tersebut hanya hadir dengan satu joystick dan merek tersebut merekomendasikan pembeli untuk mendapatkan dua Access Controller secara bersamaan.
Selain itu, Anda juga dapat menggunakan DualSense atau joystick kedua melalui salah satu dari empat port ekspansi pengontrol. Sony Access Controller sudah tersedia untuk dibeli di Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Inggris dengan harga mulai masing-masing USD 89,99 atau berkisar Rp 1,4 jutaan.
Dalam beberapa tahun terakhir, aksesibilitas sendiri telah menjadi fokus utama dalam game. Beberapa game bahkan sudah mulai menghadirkan lebih banyak fitur aksesibilitas.
Contoh yang bagus adalah Forza Motorsport, yang memperkenalkan perintah Audio dalam game yang memungkinkan gamer tunanetra memainkan judul tersebut menggunakan perintah suara.