
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bakal melakukan sidak terhadap perusahaan baja asal Tiongkok penunggak pajak. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya akui bisa akses langsung rekening pejabat Kemenkeu. Pengawasan ketat pastikan tak ada lagi ruang sembunyi bagi pejabat.Konten: JawaPos.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka mengakui memiliki akses langsung untuk memeriksa rekening pejabat Kemenerian Keuangan (Kemenkeu), sehingga tidak ada lagi ruang untuk sembunyi-sembunyi.
“Saya punya akses rekening untuk pejabat saya, semuanya. Tapi yang saya periksa sampai Eselon III. Karena yang mau naik (jabatan) kan yang itu,” kata Purbaya kepada awak media di Jakarta, Kamis (22/1).
Menurut dia, pemeriksaan rekening menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan promosi jabatan. Pejabat yang ingin naik jabatan dipastikan harus memiliki rekam jejak keuangan yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Nanti kalau yang di bawah mau naik, kita lihat lagi,” tegasnya.
Purbaya menyebut, pengawasan tidak hanya menyasar pejabat menengah, tetapi juga mencakup pejabat eselon I. Meski begitu, ia mengklaim kondisi keuangan pejabat level atas relatif aman.
“Eselon satu juga saya lihat. Jago-jago mereka. Flat saja uangnya. Tapi mungkin juga mereka bagus,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Kemenkeu juga membandingkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) dengan data perbankan dari tahun ke tahun. Salah satu tujuannya untuk memastikan konsistensi dan kewajaran aset yang dimiliki para pejabat.
“LHKPN juga kita lihat masuk akal apa enggak. Terus dibandingkan dengan uangnya yang di bank dari tahun ke tahun gimana,” jelas Purbaya.
Dengan sistem pengawasan berlapis tersebut, Purbaya menegaskan tidak ada lagi celah bagi pejabat Kemenkeu untuk menghindari pengawasan internal.
“Jadi enggak bisa sembunyi lagi pejabat-pejabat kami dari pengawasan kita. Mudah-mudahan ke depan membaik dengan adanya itu,” ucapnya.
Meski demikian, Purbaya realistis bahwa pengawasan tidak akan pernah sempurna. Ia mengakui masih ada tantangan karena modus pelanggaran yang bisa dilakukan kini tentu semakin canggih.
“Tentu saja enggak akan sempurna. Karena mereka cukup canggih,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022