Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Mei 2023 | 17.52 WIB

ASEAN-BAC Siapkan 8 Legacy untuk Dibawa ke KTT di Labuan Bajo

Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) dan Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. (Istimewa) - Image

Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) dan Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. (Istimewa)

JawaPos.com - Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) yang juga Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan pihaknya telah menyiapkan 8 legacy yang akan dibawa ke agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Arsjad menyebut secara spesifik, 8 legacy tersebut akan dibahas dalam ASEAN Leaders’ Interface with ASEAN-BAC sebagai salah satu rangkaian KTT ASEAN ke-42 ini. Delapan legacy project tersebut, yaitu ASEAN QR Code, Marketplace Lending Platform, Wiki Entrepreneur, ASEAN Net Zero Hub, Carbon Center of Excellence, ASEAN One Shot Campaign, Inclusive Closed-Loop for Agricultural Product, dan ASEAN Business Entity

“Berbagai legacy project ini akan kita sampaikan dalam pertemuan dengan para pemimpin negara ASEAN, karena delapan legacy inilah yang mampu menjadi pendorong ASEAN untuk mencapai visi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi,” kata Arsjad dalam keterangan resmi, Senin (8/5).

Dia menyebut, ASEAN Leaders’ Interface with ASEAN-BAC akan digelar di Labuan Bajo pada Rabu, 10 Mei 2023. Dalam pertemuan tersebut, pihak ASEAN-BAC dengan para pemimpin negara ASEAN merupakan sebuah langkah dan visi yang berani.

ASEAN-BAC, kata Arsjad, mampu menjadi mitra bagi pemerintah untuk memberikan saran strategis dan umpan balik dari sektor bisnis dan swasta untuk mencapai pertumbuhan ekonomi ASEAN.

"Selain itu, mendorong integrasi ekonomi regional yang lebih kuat melalui sektor bisnis dan swasta, serta mendorong implementasi isu prioritas ASEAN dan legacy project yang ada," ujarnya.

Adapun nantinya, ASEAN Leaders’ Interface with ASEAN-BAC akan dihadiri oleh para pemimpin negara ASEAN dari 20 delegasi bisnis selaku pemimpin di sektor bisnis atau swasta atau pemimpin kamar dagang di masing-masing negara. Adapun anggota dari ASEAN-BAC diangkat oleh pemerintah masing-masing negara yang terdiri dari CEO perusahaan tingkat tinggi dari setiap negara anggota.

Selain dihadiri Kadin se-ASEAN juga forum tersebut akan diwakili oleh 3 anggota per negara anggota dengan satu anggota mewakili kepentingan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Dalam pertemuan dengan para pemimpin negara ASEAN, ASEAN-BAC juga akan mendiskusikan beberapa hal seperti Blueprint ASEAN Society 2025 dan juga ASEAN Vision 2045. Selain itu, akan dibahas juga mengenai 16 Priority Economic Deliverables (PED) yang akan ditandatangani dalam KTT ASEAN 2023.

ASEAN-BAC mengharapkan adanya langkah yang konkret untuk ASEAN agar dapat menjadi pusat pertumbuhan dunia. Kolaborasi antara pihak bisnis dan swasta dengan pemerintah, akan mampu menjadikan ASEAN sebagai epicentrum of growth sepenuhnya.

"No one left behind, siapapun itu. Centrality, innovation, dan inclusivity adalah semangat dari ASEAN-BAC untuk menunjukan bahwa ASEAN merupakan kesatuan dan akan terus tumbuh bersama, menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia," tutup Arsjad.

Hingga saat ini para pemimpin dan perwakilan pemimpin negara ASEAN yang akan hadir di dalam pertemuan dengan ASEAN-BAC, yaitu dari Brunei Darussalam, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Sekretariat ASEAN, serta pemimpin Timor Leste yang juga turut diikutsertakan dalam pertemuan ini.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore