Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Juli 2025 | 16.36 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait Gandeng MUI dan BPS, Sediakan Rumah Subsidi untuk Guru Ngaji yang Tak Punya Rumah Layak

Ilustrasi rumah subsidi. (Istimewa) - Image

Ilustrasi rumah subsidi. (Istimewa)

JawaPos.com - Kasus Ahmad Zuhdi yang digugat wali santri di Demak Jawa Tengah membuka mata publik tentang betapa memprihatinkan nasib banyak guru ngaji di Indonesia.

Dengan gaji yang minim, mereka mengajar para santri dengan ikhlas. Tak sedikit dari mereka bahkan tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Karena itu, Kementerian PKP akan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyediakan rumah subsidi bagi dai, guru ngaji, aktivis Islam, dan pegawai organisasi kemasyarakatan Islam.  

"Kini saatnya guru ngaji juga bisa memiliki rumah subsidi pemerintah," kata Menteri PKP Maruarar Sirait saat memberikan sambutan pada Tasyakur Milad 50 Tahun Majelis Ulama Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (26/7) malam. 

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian PKP dengan Majelis Ulama Indonesia Badan Pusat Statistik.

Isinya tentang penyediaan dan pemutakhiran data dan/atau informasi statistik, serta penyelenggaraan perumahan bagi dai, guru ngaji, aktivis Islam, dan pegawai organisasi kemasyarakatan Islam di lingkungan MUI

Menurut Maruarar, penandatanganan ini sejalan dengan program rumah subsidi yang menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi backlog perumahan yang mencapai angka 9,9 juta. 

"Kami berharap MUI juga bisa memberikan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat program perumahan," ujarnya. 

Pada momen itu, Ara juga memberikan kunci secara simbolis kepada 25 orang guru ngaji dan guru agama yang hadir dalam akad massal rumah subsidi Bank BTN. 

"Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.975 orang guru ngaji di seluruh Indonesia telah melakukan akad untuk KPR FLPP untuk memiliki rumah subsidi," imbuhnya. 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin mengapresiasi program perumahan yang tengah dijalankan. Menurut dia, saat ini banyak masyarakat yang belum punya rumah yang layak.

Dengan adanya program perumahan yang memudahkan pembiayaan menjadi lebih murah, gampang, dan tidak berbelit-belit, Ma’ruf Amin memastikan MUI akan mendukung hal tersebut. 

“Nah, itu berarti mempermudah orang yang membutuhkan. Bahasa, namanya itu namanya pelayanan. Pelayanan kemasyarakatan untuk orang yang membutuhkan. Jadi, apa namanya itu, khidmat. Itu bagian dari program MUI,” ungkap Ma’ruf Amin. 

“Cuma MUI kan tidak punya duit. Nah, oleh karena itu pemerintah punya duit melakukan program, dukung,” pungkasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore