
TAKE OFF: Maskapai penerbangan saat mendarat di Bandara Dhoho Kediri. Jemaah umroh terbang dari Kediri menuju Jakarta. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com – Maskapai Super Air Jet terus matangkan pembahasan terkait pemukaan rute penerbangan baru Kediri-Balikpapan yang direncanakan bakal beroperasi perdana pada Kamis (6/6) mendatang.
Dilansir Radar Kediri (Jawa Pos Grup), Kamis (23/4), pembahasan terkait detail persiapan penerbangan perdana Super Air Jet pada 6 Juni mendatang ini dilakukan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, pada hari Rabu (20/5).
Sama seperti penerbangan perdana maskapai Citilink pada awal April lalu, Pemkab Kediri juga akan dilibatkan secara penuh dalam pembukaan rute baru oleh Super Air Jet ini. Salah satunya, dengan mengikuti rapat persiapan yang telah dilakukan.
Detail teknis itulah yang sedari kemarin dibahas oleh pihak maskapai bersama dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kediri hingga Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menyebut, rapat terkait pembukaan rute penerbangan baru Kediri-Balikpapan di Bandara Internasional Dhoho Kediri itu sangat penting dilakukan.
Sebab, rute baru itu akan jadi pintu masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN), dan digadang-gadang bakal dijadikan sebagai acuan untuk mengetes pasar Kediri. Jika animonya tinggi, mereka akan membuka rute baru lainnya secara bertahap.
“Kami lihat dulu seperti apa animonya (wilayah Mataraman, Red) untuk tren penerbangan ke Balikpapan,” kata Danang, saat ditemui usai rapat sekitar pukul 12.30 kemarin oleh tim Radar Kediri JawaPos Grup.
Jika ternyata animo masyarakat untuk terbang ke Kalimantan Timur itu tinggi, menurutnya Super Air Jet sangat mungkin untuk bisa membuka rute penerbangan lain yang izinnya memang sudah dikantongi.
Di lain sisi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi mengonfirmasi terkait materi rapat yang membahas yakni tentang kesiapan rencana penerbangan Super Air Jet.
Baca Juga: Inilah 5 Fakta Pegi Setiawan si Dalang Pembunuhan Vina Cirebon yang Tertangkap di Bandung
Menurut Sukadi, dalam rapat itu manajemen maskapai di bawah PT Lion Grup memaparkan detail penerbangan. Mulai hari hingga jam penerbangan, hingga harga tiket yang berkisar Rp 900 ribu sampai Rp 1,4 juta.
Selain itu, Sukadi menyebut bahwa, dalam rapat itu juga dibahas terkait persiapan penerbangan perdana. Dimana, pesawat Super Air Jet akan disambut dengan water salute atau tradisi penyemprotan air dari sisi kanan dan kiri pesawat saat kali pertama mendarat di Kediri.
“Sebelum penerbangan pertama, butuh dukungan dari pemda,” jelasnya sembari menyebut bahwa rapat itu membahas terkait teknis kedatangan pesawat.
Seperti diberitakan sebelumnya, penerbangan dari Bandara Dhoho ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Sepinggan, Balikpapan itu kedepannya akan dilakukan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
