
PENEMUAN MAYAT: Sejumlah nelayan menemukan mayat tanpa identitas di Perairan Selat Malaka baru-baru ini.
JawaPos.com - Satu per satu misteri ditemukannya banyak mayat yang mengapung di perairan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, terungkap. Hingga Selasa (4/12), sudah 9 jenazah yang ditemukan. Mereka diduga korban kapal tenggelam yang mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menceritakan, sebelum 9 mayat itu ditemukan nelayan, pada Kamis (22/11) sebuah kapal yang berlayar dekat perairan tersebut menemukan 2 pria yang hanyut di perairan Selat Malaka. Mereka diketahui bernama Jamal dan Boboi.
Setelah ditemukannya kedua mayat pria tersebut, pada Sabtu (24/11) siang, seorang nelayan menemukan mayat pria di Perairan Rupat Utara. Kemudian mayat tersebut dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan di RSUD Dumai.
"Dari hasil visum et repertum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kemudian anggota berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Dumai karena mayat sudah 4 hari disana dan tidak ada yang menjemput. Akhirnya mayat itu dimakamkan di TPU Dumai," ungkapnya, Selasa (4/12).
Setelah penemuan mayat pria tak dikenal dan mendapatkan informasi adanya kapal tenggelam, Polsek Rupat Utara mendatangi rumah keluarga Jamal, Minggu (25/11). Keluarga Jamal menyebut, bahwa Jamal tidak ada di rumah dan berangkat ke Malaysia.
"Ketika itu anggota bertemu dengan abangnya Jamal. Saat ditanyakan, abangnya mengatakan kalau dia sudah hilang komunikasi dengan adiknya tersebut dan tidak tahu keberadaan Jamal," ucapnya.
Tak lama setelah itu, Polres Bengkalis mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada nelayan yang sedang menjaring ikan di perairan Bantan menemukan 3 jasad manusia yang mengapung di perairan Bantan, Kamis (29/11).
"Saat itu, Polres Bengkalis bersama dengan Basarnas melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut. Dua berjenis kelamin laki-laki dan satu orang perempuan," kata dia.
Ketiga mayat itu dibawa ke RSUD Bengkalis lalu diserahkan ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk di otopsi. Dari hasil identifikasi tim DVI RS Bhayangkara Polda Riau, diketahui bahwa dua korban merupakan warga Sumatera Barat (Sumbar).
Mereka adalah Ujang Chaniago, 48, warga Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Mimi Dewi, 32, warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.
"Kedua jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Sedangkan satu orang masih berada di RS Bhayangkara," ungkapnya.
Dari keterangan keluarga Mimi, diketahui kalau Mimi berangkat dari Malaysia hendak ke Indonesia, Kamis (22/11) dini hari. Ia lewat perairan Selat Malaka dengan menumpangi kapal nelayan bersama dengan sekitar 20 orang lainnya.
"Setelah mendapatkan kabar tersebut, polisi langsung melakukan pengecekan ke rumah Jamal dan Boboi. Tapi mereka tidak berada di rumah dan hingga kini keberadaannya tidak diketahui," sebut mantan Kabid Humas Polda Sultra ini.
Setelah 3 mayat itu ditemukan, nelayan kembali menemukan seorang mayat perempuan tanpa identitas di hari Jumat (30/11) siang. Kemudian di hari Sabtu (1/12) siang, nelayan, polisi dan Basarnas menemukan 4 mayat lainnya. Diantaranya 3 berjenis kelamin laki-laki dan satu berjenis kelamin perempuan, yang memiliki identitas bernama Maya Karina.
Dalam KTP dan paspor yang ditemukan, tercantum bahwa Maya berusia 37 tahun dan merupakan warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
