
Hingga Minggu (2/12), sudah 8 mayat yang ditemukan mengapung di Perairan Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau.
JawaPos.com - Hingga Minggu (2/12), sudah 8 mayat yang ditemukan mengapung di Perairan Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau, yang berdekatan dengan Selat Malaka. 3 diantaranya, sudah diketahui identitasnya. Sedangkan 6 orang masih misteri.
Mayat kedelapan ditemukan di perairan Kecamatan Bengkalis, Sabtu (1/12) petang. Jenis kelaminnya laki-laki, namun wajah tak dapat dikenali sebab kondisinya sudah hancur dan membusuk.
"Kami mendapatkan informasi dari nelayan ada yang menemukan mayat. Kemudian kami berkoordinasi dengan Satpolair Polres Bengkalis dan Basarnas. Dilakukan pencarian dari dua arah akhirnya ditemukan korban meninggal di tepi pantai," kata Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika, Minggu (2/12) petang.
Mayat tersebut dibawa langsung ke RSUD Bengkalis. Kemudian diserahkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru. Sementara itu, proses identifikasi para mayat yang ditemukan di perairan Bengkalis sudah memasuki hari ketiga.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Polda Riau Kompol Supriyanto mengatakan, pihaknya mengalami cukup kesulitan untuk menentukan identitas para korban. "Total ada 8 korban. Kondisi korban sudah membusuk itu membuat kami kesulitan," sebutnya.
Sampai saat ini, terdapat 5 jenazah yang berada di RS Bhayangkara Polda Riau. Tiga jenazah berjenis kelamin laki-laki dan dua jenazah lainnya berjenis kelamin perempuan. Jenazah yang ditemukan mengapung di Perairan Bengkalis akan terus berdatangan ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk proses identifikasi.
Sementara itu, tiga jasad yang sudah berhasil diidentifikasi identitasnya diantaranya, adalah Ujang Chaniago, 48, dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Kemudian Mimi Dewi, 32, warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Terakhir Maya Karina, 37, warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
