
MEMBENGKAK: Arif Daryanto salah seorang pelanggan provider Telkomsel menunjukkan bukti pembayaran tagihan, Rabu (8/8).
JawaPos.com - Adanya pembengkakan tagihan yang menimpa beberapa pelanggan provider kartu pascabayar Telkomsel di Solo, berdampak pada pelanggan lain. Mereka mengaku waswas kejadian tersebut akan menimpa dirinya.
Hal ini sebagaimana disampaikan salah satu pelanggan kartu pascabayar Telkomsel, Purnomo Subagiyo. Menurut pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Solo tersebut, sampai saat ini dirinya memang belum menjadi korban adanya pembengkakan tagihan. Akan tetapi, kejadian tersebut sudah menimpa istrinya, Siti Anggraini.
Tagihan istrinya membengkak menjadi lebih dari Rp 1 juta, dari tagihan standar yang hanya Rp 50 ribu per bulannya.
"Kalau saya memang belum kejadian, tapi istri saya sudah kena. Kan ini berbahaya karena kita tidak tahu tiba-tiba ada tagihan masuk ke kita, padahal nomor tersebut bukan nomor kita," ungkapnya kepada JawaPos.com, Sabtu (11/8).
Lebih lanjut Purnomo mengatakan, ada hal yang aneh dengan pembengkakan tagihan karena sebelum muncul tagihan, ada seseorang yang menghubungi dengan mengaku dari Telkomsel dan memberikan informasi mengenai bonus.
Oknum yang mengaku petugas itu bahkan mengetahui mengenai data dirinya dan keluarga. Padahal, dirinya tidak pernah memberitahukan data tersebut kepada orang lain. Dirinya pun menduga petugas tersebut ada kerja sama dengan orang dalam.
"Ada kecurigaan seperti itu (orang dalam terlibat) karena petugas yang menghubungi saya bisa mengetahui data saya. Nama saya disebutkan dengan benar, data yang lainnya juga cocok," ungkapnya.
Purnomo pun berencana mendatangi kantor Grapari Telkomsel cabang Kota Solo minggu depan. Dirinya ingin meminta informasi mengenai kasus yang menimpa istrinya tersebut. Sementara itu, pengguna kartu pascabayar lainnya, Wardani, 34, juga mengaku waswas.
Selama ini Wardani berlangganan dengan tagihan per bulan Rp 25 ribu saja. Akan tetapi, adanya kasus tersebut membuat dirinya menjadi lebih berhati-hati dan rutin melakukan pengecekan tagihan.
"Cukup membuat waswas juga karena kita tidak tahu tiba-tiba ada tagihan muncul untuk pembayaran nomor yang tidak kita kenal. Harus lebih ditingkatkan pengamanannya agar pembengkakan tagihan tidak terjadi lagi," urainya.
Sebelumnya, Pimpinan Telkomsel Solo Achmad Safrian mengaku tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait masalah dugaan pembengkakan pelanggan pascabayar tersebut.
Hal ini karena kewenangan untuk memberikan statement dari kantor Semarang. "Kalau mau minta statement, langsung dari Semarang. Kalau dari kami memang tidak ada kewenangan untuk itu (memberi statement)," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022