
FLASHMOB: Para mahasiswa asing melakukan flashmob di depan Gedung Putih yang ada di dalam area The Legend Stars Park, Sabtu (28/7).
JawaPos.com - Sebanyak 68 mahasiswa asing yang berasal dari 14 negara berlomba memperkenalkan makanan khas dan budaya negara mereka masing-masing di The Legend Stars Park, Jawa Timur Park 3, Sabtu (28/7) sore. Para pengunjung wisata buatan itu pun merasa seperti sedang berkeliling dunia karena bisa mencicipi makanan dari berbagai negara.
Ya, kegiatan itu terangkum dalam event Global Citizen Day yang diselenggarakan oleh organisasi Association for the International Exchange of Students in Economics and Commerce (AIESEC) Univeritas Brawijaya (UB), Malang. Setidaknya ada sebanyak 100 mahasiswa AIESEC yang terdiri dari 68 mahasiswa asing dan 32 mahasiswa Indonesia siap menampilkan kebudayaan dari 14 negara.
Acara ini merupakan sebuah festival budaya yang menyatukan beragam pemuda Indonesia dan mancanegara dalam suatu wadah untuk saling bertukar kebudayaan dan pengetahuan.
AIESEC sendiri merupakan organisasi internasional yang membantu para pemuda mengembangkan sisi kepemimpinan mereka dalam kegiatan ekonomi dan pendidikan.
Dalam festival budaya ini, setiap perwakilan mahasiswa dari berbagai negara di dunia seperti Kanada, Perancis, Korea, Taiwan, Ceko dan masih banyak lagi, mempresentasikan budaya mereka berupa makanan, tarian dan nyanyian. Selain itu, Global Citizen Day di The Legend Stars Park juga dimeriahkan dengan parade dan fashion show.
Marketing dan Public Relation Jatim Park Group, Yokka Rismadora mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memamerkan budaya dunia kepada seluruh pengunjung.
Alasan dipilihnya The Legend Star sebagai lokasi acara karena di tempat ini terdapat beberapa landscape negara asing. Seperti Korea, Cina, Roma, Belanda, Mesir, dan beberapa negara lain. "Mereka memamerkan makanan khas dan budaya dari negara masing-masing," kata dia.
Sementara itu, salah satu mahasiswa asing asal Spanyol, Kristina mengatakan, pada kesempatan ini dirinya mengenalkan makanan khas Spanyol yaitu Tortila. "Tortila sangat enak. Kami ingin pengunjung menikmatinya," kata dia.
Kristina bersama rekan-rekannya berada di Indonesia selama 6 minggu. Dirinya menjadi volunteer untuk mengajar Bahasa Inggris. "Saya juga berbagi tentang budaya Spanyol disini," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022