Weton kepribadian serakah dan tamak meski banyak rezeki dan harta kata Primbon Jawa./Freepik.
JawaPos.com – Dalam Primbon Jawa, setiap weton memiliki karakteristik unik, termasuk dalam hal menyikapi rezeki dan kekayaan.
Ada beberapa weton yang diyakini memiliki keberlimpahan harta, tetapi tetap merasa kurang hingga serakah dan tamak.
Weton ini cenderung ambisius, sulit merasa puas, dan selalu ingin mendapatkan lebih, meski apa yang dimilikinya sudah berlimpah.
Sikap ini bisa menjadi dorongan untuk sukses, tetapi juga bisa berujung pada sifat tamak dan serakah yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Baca Juga: Jangan Main-Main dengan Weton-Weton Ini, Meski Pendiam tapi Berbahaya jika Sudah Disakiti
Dikutip dari akun YouTube Kejawen pada Jumat (6/6), dijelaskan bahwa terdapat tujuh weton dengan kepribadian serakah dan tamak meski berlimpah rezeki dan harta menurut Primbon Jawa.
Orang dengan weton ini dikenal sebagai sosok yang memiliki etos kerja tinggi namun dihantui sifat tamak yang tak berujung. Meski mereka sukses mengembangkan bisnis dan hidup berkelimpahan, hasrat untuk memperoleh lebih banyak kekayaan dan kekuasaan tak pernah padam.
Mereka kerap mengabaikan etika dan nilai-nilai kemanusiaan dalam mengejar ambisi mereka yang tak terbatas. Dalam perjalanan hidupnya, mereka terjebak dalam lingkaran tanpa akhir untuk terus menumpuk harta dan pengaruh, bahkan jika harus mengorbankan kepentingan orang lain.
Baca Juga: Pelatih Timnas Patrick Kluivert Dipesani Prabowo Agar Bermain dengan Hati saat Lawan Jepang
Individu kelahiran weton ini memiliki dorongan kuat untuk meraih status sosial tinggi dan kekayaan berlimpah. Kesuksesan besar yang mereka raih justru memicu rasa tidak puas yang semakin mendalam, membuat pikiran mereka selalu tertuju pada hal-hal yang belum dimiliki.
Obsesi terhadap materi membuat mereka mengorbankan relasi dengan keluarga dan teman-teman. Meski tampak sempurna dari luar, batin mereka selalu bergejolak karena merasa kekurangan.
Pemilik weton ini terkenal dengan kecenderungan mencari jalan pintas menuju kekayaan dan kesuksesan. Kecerdikan dan kemampuan mereka memang menghasilkan pencapaian luar biasa, namun hal tersebut hanya dianggap sebagai batu loncatan menuju target yang lebih besar.
Kendali atas waktu dan energi orang lain menjadi obsesi mereka dalam mengejar tujuan. Meski hidup bergelimang kemewahan, kepuasan sejati tak pernah mereka rasakan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
