6 Weton yang Diramalkan Mendadak Kaya Setelah Bulan April 2025: Bersiaplah Memeluk Uang dan Banjir Rezeki Menurut Primbon Jawa
JawaPos.com - Dalam budaya spiritual Jawa yang sarat makna, hari lahir tidak hanya dihitung berdasarkan tanggal masehi, tetapi juga diselaraskan dengan pasaran atau pancawara. Pasaran ini diyakini menyimpan energi yang membentuk karakter, nasib, hingga potensi rezeki seseorang.
Banyak masyarakat Jawa yang menggali primbon sebagai panduan, terutama dalam hal keberuntungan dan rezeki. Salah satu ulasan menarik datang dari kanal YouTube Primbon Cirebon yang membahas tentang lima pasaran weton istimewa yang dipercaya akan menuai rezeki dan sukses besar, yakni Kliwon, Pahing, Pon, Wage, dan Legi.
Kelima pasaran yang dibahas ini tidak hanya memiliki karakteristik istimewa, tetapi juga dipercaya sebagai pembawa rezeki jika dijalani dengan kesadaran dan laku spiritual yang tepat.
1. Legi – Simbol Keinginan dan Optimisme
Pasaran Legi memiliki nilai neptu 5 dan digambarkan sebagai pemegang segel Cakra Seks Langit dengan elemen kayu atau udara. Orang yang lahir pada pasaran ini memiliki keinginan besar, optimisme tinggi, dan ketelitian yang kuat.
Dalam sistem spiritual Jawa, Legi dipengaruhi oleh aura putih sebagai lambang kemurnian niat. Namun, kekuatan pasaran Legi ini adalah pedang bermata dua, jika tidak diarahkan untuk mempelajari ilmu, energi besar itu bisa mengarah ke hasrat yang tak terkendali.
Tantangan dan kedisiplinan adalah kunci kesuksesan Legi. Ia cocok dipimpin oleh pasaran Pon dan dikuatkan oleh Wage, tetapi dilemahkan oleh Pahing, Pon, dan Kliwon.
2. Pahing – Cinta, Seni, dan Kemakmuran
Pasaran Pahing memiliki neptu tertinggi yaitu 9 dan mengandung elemen api, yang menggambarkan semangat tinggi, jiwa seni, dan keinginan untuk menyebar cinta serta keindahan.
Pahing dilindungi oleh malaikat pemberi rezeki dan kemakmuran. Dalam simbol spiritual, Pahing adalah penjaga Cakra Jantung Langit, artinya ia adalah sumber kasih sayang yang membara.
Namun, kelemahan pasaran ini adalah kecenderungan untuk mudah terpengaruh dan agresif. Oleh karena itu, cinta yang dimiliki Pahing harus dikendalikan dengan ilmu agar tidak menjadi cinta yang buta.
3. Pon – Tegas, Disiplin, dan Terarah
Pasaan Pon memiliki bobot neptu 7 dan berada di bawah pengaruh elemen logam. Watak dasarnya adalah disiplin, keras hati, dan berorientasi pada hasil. Pon digambarkan memegang Cakra Dasar Langit dan memiliki kemiripan sifat dengan Dewa Semar atau Dewi Sri.
Keunggulan pasaran Pon terletak pada ketegasan dan kejelasan arah hidupnya, namun ia cenderung bermasalah dalam hal asmara.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
