
Weton lakuning geni dalam primbon Jawa kuno melambangkan kekuatan api: penuh semangat, karisma, dan daya pengaruh. Foto: Freepik
JawaPos.com - Dalam kehidupan, api sering menjadi simbol yang penuh makna. Ia bisa menjadi penerang, penghangat, dan penghidup, tetapi juga bisa menjadi penghancur yang melalap habis apa saja di hadapannya.
Begitulah gambaran yang diberikan leluhur Jawa mengenai kelompok weton yang disebut lakuning geni.
Orang-orang dengan weton ini lahir membawa energi api: penuh semangat, berkarisma, dan berpengaruh besar. Namun, jika tidak mampu mengendalikan dirinya, api itu bisa menjadi bencana.
Dalam primbon Jawa, setiap weton membawa jejak takdir yang dipengaruhi unsur alam: bumi, air, angin, rembulan, matahari, bintang, hingga api (geni).
Dari semua unsur itu, api dianggap paling sakti sekaligus paling berbahaya. Ia bisa menjadi cahaya yang memandu atau bara yang membakar.
Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, artikel ini akan mengupas tuntas weton lakuning geni—ciri khasnya, kelebihan, kekurangan, hingga rahasia rezeki dan jodohnya.
Dalam Serat Betaljemur Adammakna, disebutkan bahwa manusia lahir membawa energi unsur tertentu.
Ada yang berunsur air, ada yang tanah, ada pula yang api. Mereka yang termasuk dalam lakuning geni diyakini memiliki karakter membara: penuh semangat, kuat, berani, namun juga mudah terbakar amarah.
Orang-orang dengan weton ini memiliki potensi menjadi pemimpin, penggerak perubahan, dan sumber energi bagi lingkungannya. Akan tetapi, mereka juga diuji agar mampu mengendalikan ego, sebab api yang tidak terkendali bisa merusak dirinya sendiri maupun orang lain.
Mari kita bahas satu per satu weton yang masuk kategori lakuning geni.
Orang yang lahir pada Rabu Pon diibaratkan api hutan. Ketika menyala, ia bisa melahap segala sesuatu dengan cepat. Namun setelah padam, tanah yang terbakar menjadi subur dan siap menumbuhkan kehidupan baru.
Ciri Khas Rabu Pon:
Karakter tegas, pemberani, dan penuh tanggung jawab.
Memiliki jiwa kepemimpinan alami.
Jadi tumpuan keluarga dan panutan dalam lingkungan sosial.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
