Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 15.05 WIB

Rahasia Sakral Hari Pahing Menurut Primbon Jawa: Karakter Tersembunyi, Energi Spiritual Tinggi, dan Takdir Menjadi Penuntun Hidup Orang Lain

Menurut Primbon Jawa, mereka yang lahir di hari Pahing memiliki energi spiritual tinggi, intuisi tajam, dan takdir sebagai pembawa kedamaian. (Freepik ) - Image

Menurut Primbon Jawa, mereka yang lahir di hari Pahing memiliki energi spiritual tinggi, intuisi tajam, dan takdir sebagai pembawa kedamaian. (Freepik )

JawaPos.com- Salah satu rahasia yang selama ini hanya dipahami oleh para leluhur dan pelaku spiritual Jawa—yaitu energi sakral yang tersembunyi dalam hari pasaran Pahing.

Bukan sekadar hari lahir, tapi tanda kehadiran seseorang yang membawa ketenangan batin, kecerdasan spiritual, dan kemampuan alami untuk menjadi penuntun di tengah kegelapan hidup.

Dalam sistem penanggalan Jawa, Pahing adalah salah satu dari lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) yang masing-masing memiliki neptu atau nilai spiritual tertentu. Pahing memiliki neptu 9, menjadikannya pasaran dengan energi gaib tertinggi dibandingkan pasaran lainnya.

Angka 9 dalam kepercayaan Jawa mengandung banyak makna sakral:

  • Simbol kesempurnaan batin

  • Titik puncak spiritual

  • Kekuatan intuisi

  • Koneksi langsung dengan alam gaib dan wahyu leluhur

  • Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, bukan kebetulan jika banyak empu, dukun sepuh, dan tokoh spiritual legendaris yang lahir di pasaran Pahing. Pasaran ini dipercaya membuka gerbang batin seseorang terhadap dunia yang tak kasat mata. Mereka yang lahir di Pahing tidak hanya membawa cahaya dari dalam diri, tapi juga kemampuan untuk menyerap, memahami, dan mengelola energi sekitar dengan bijaksana.

    1. Ketenangan Batin yang Alami: Tidak Dibuat-Buat

    Ciri paling mencolok dari orang yang lahir di hari Pahing adalah ketenangan yang terpancar dari dalam diri mereka. Saat berada di dekat mereka, kita bisa merasakan energi yang meneduhkan—seolah berada di bawah rindangnya pohon besar di siang hari yang panas.

    Bukan Sekadar Pendiam, Tapi Penuh Pengendalian

    Orang Pahing memang tidak banyak bicara. Tapi bukan karena pasif. Justru mereka memilih diam sebagai bentuk pengamatan, pertimbangan, dan penjagaan energi. Dalam tradisi spiritual Jawa, diam adalah bahasa tertinggi dari kebijaksanaan.

    Ketika orang lain terpancing emosi, mereka tetap kalem. Saat situasi genting, mereka tetap jernih pikirannya. Bahkan, banyak yang menjadikan mereka sebagai tempat curhat atau pelarian dari stres karena hanya dengan kehadirannya saja, suasana terasa damai.

    2. Kepekaan Spiritual dan Intuisi yang Sangat Tajam

    Orang yang lahir di hari Pahing seringkali memiliki insting alami dalam membaca situasi, memahami suasana hati orang lain, bahkan merasakan energi yang tidak terlihat oleh orang awam.

    Tanda-Tanda Spiritual Orang Pahing:

    • Punya firasat yang sering terbukti

  • Sering merasa gelisah tanpa sebab menjelang peristiwa besar

  • Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore